KISAH PILU MELUCU DI BALIK SABU

KISAH PILU MELUCU DI BALIK SABU

Beritaislam - Orang cerdas adalah dia yang memiliki visi jauh ke depan. Orang bodoh adalah dia yang tak punya visi, hanya hidup untuk hari ini.
.
Orang cerdas menjadikan hari ini sebagai persiapan untuk menyongsong masa depan. Orang bodoh menjadikan hari ini untuk kesenangan sesaat.
.
Orang cerdas mempersiapkan diri untuk kehidupan hari tua. Orang beyond cerdas mempersiapkan diri hingga kehidupan setelah kematian.
.
Orang beyond cerdas, karena dia sadar bahwa inderanya tak mampu menjangkau kehidupan setelah kematian, maka dia mencari informasi dari sumber yang terpercaya, pasti benar.
.
Sampai dia menemukan Al Quran. Sebuah Kitab yang tak ada satu manusiapun yang bisa membuat tandingannya. Sebagai bukti bahwa Kitab itu benar-benar berasal dari Allah Ta'ala.
.
Dari Al Quran, orang beyond cerdas belajar tentang Akhirat, serta cara mempersiapkan diri untuk menyambutnya, yaitu dengan hidup patuh pada Syari'at.
.
Saat dia berusaha patuh pada Syari'at, setan dalam ujud jin dan manusia senantiasa mengganggu, mengolok-olok, serta menjadikannya bahan tertawaan.
.
Si pengolok itu berdiri di atas panggung. Jarinya menunjuk si pejuang Syari'at. Mulutnya berkata; "Kalian mabuk agama". Sembari dia sendiri mabuk sabu.
.
Dengan mengolok-olok agama, dia merasa menjadi manusia paling cerdas sedunia.
.
Padahal orang yang diolok-olok adalah orang-orang beyond cerdas yang sedang mempersiapka visi besar kehidupannya, dunia akhirat.
.
Sungguh pilu. Sejatinya si pengolok tidak sedang merendahkan orang yang diolok. Dia tidak lain hanya merendahkan diri dengan lawakan tak bermutu, kemudian menghibur diri di balik sabu.
.
Semoga kejadian ini membuatnya sadar, kemudian mengubah arah hidupnya menuju jalan yang benar.
.
Jogja 4921
IG @doniriw

[news.beritaislam.org]

Posting Komentar untuk "KISAH PILU MELUCU DI BALIK SABU"

Banner iklan disini