Dia Mabok Sendiri, Kenapa Kamu Yang Repot?

Dia Mabok Sendiri, Kenapa Kamu Yang Repot?


Berita
islam
- Ada serombongan orang naik kapal. Sebagian berada di dek atas, sebagian di bawah.

Setiap penumpang dek bawah mau mengambil air laut, maka dia harus melewati dek atas.

Sampai salah satu dari mereka berkata; "Mengapa mesti repot? kita buat lobang di bagian bawah saja"

Mendengar itu, maka penumpang dek atas menyeru; "Stop, jangan kalian lobangi lambung kapal ini!"

Penumpang dek bawah menjawab; "Hei sok bijak! Jangan ikut campur! Kami membuat lobang di bagian kami sendiri! Urus saja dek atasmu sendiri.

Bagaimana akibatnya jika semua penumpang diam melihat salah satu dari mereka melobangi kapal? Tentu semua akan binasa. Baik yang membuat lobang, maupun yang berdiam diri.

Kisah ini diambil dari salah satu hadits Rasul SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

Betapa cerdas Rasul SAW menggambarkan sistem masyarakat Islam. Umat ini hidup bersama di dalam sebuah kapal besar bernama semesta.

Jika terhadap sebuah kemaksiyatan yang dilakukan seseorang itu masyarakat tidak boleh turut campur dan mengingatkan, maka kebinasaan tidak hanya menimpa si maksiyat, tetapi semua orang.

Dia Mabok Sendiri, Kenapa Kamu Yang Repot?

Ada orang yang berpedoman pada modernisme barat. Mereka berkata; "Kami mabuk, mabuk sendiri, kalau rugi, juga rugi sendiri, mengapa kamu yang repot?"

Dengan berkata begitu, mereka merasa paling bijak dan cerdas. Padahal sesungguhnya mereka tidak paham dengan hakikat kehidupan yang sesungguhnya. [instagram doniriw]

[news.beritaislam.org]

Posting Komentar untuk "Dia Mabok Sendiri, Kenapa Kamu Yang Repot?"

Banner iklan disini