Banyak Akun Alumni 212 Diblokir, Menkominfo: Kemungkinan Melanggar UU
Beritaislam - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, setiap pemblokiran akun seseorang di media sosial (medsos) pasti ada alasannya.
Hal ini disampaikan Plate menyusul klaim Ketua Tim Media Center Persaudaraan Alumni 212 Habib Novel Bamukmin yang menyatakan banyak akun sosial media alumnus 212 yang diblokir menjelang reuni pada 2 Desember 2019.
"Kalau ada langkah penindakan terhadap akun-akun, maka pasti ada alasannya. Alasannya itu hanya ada satu saja kemungkinannya, melanggar UU tidak memenuhi syarat kewajiban," kata Plate di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11).
Plate mengaku belum mengetahui peristiwa persis pemblokiran yang dialami oleh akun sejumlah media sosial yang tergabung dalam Alumni 212. Plate hanya mengimbau kepada semua pihak agar menggunakan media sosial dengan cerdas.
"Mari kita gunakan akun medsos kita, internet kita, dengan sehat, cerdas, cakap dan bermanfaat untuk masyarakat," jelas dia.
Plate sendiri mengaku sebagai bagian dari pemerintah yang terus memberikan literasi penggunaan internet yang baik kepada masyarakat. Pria yang menjabat Sekretaris Jenderal NasDem ini juga menggandeng tokoh agama, pendidik, wartawan, LSM, ormas dan parpol dalam menjalankan fungsi literasi internet positif.
"Tetapi pada saat ada pelanggaran hukum dengan tidak melaksanakan kewajibannya itu dengan baik, baru ada tindakan. Dan kalau tindakan itu dilakukan, karena ada alasan yang cukup terkait dengan pelanggaran atas UU," jelas Plate. [nn]
[news.beritaislam.org]


Lah khawarojnmana merasa salah ya.maunya nduableg
BalasHapusBlokir otomatiis saja lah
Lah khawarojnmana merasa salah ya.maunya nduableg
BalasHapusBlokir otomatiis saja lah
Pemerintahan Jokowi ini seperti ketakutan, kalaulah memang benar, kalaulah memang jujur kenapa harus takut ???. Semoga segera dibukakan hatinya sehingga paham siapakah musuh musuh yang sebenarnya
BalasHapusSoal pemblokiran, pasti beralasan. Tapi seharusnya Pak menteri sdh tahu perihal peblokiran tersebut dan menjadi bagian dari komitmennya.
BalasHapusBagi yg mau re-uni, selamat bernostalgia, semoga tak ada yg macem2, melanggar ketertiban dan melanggar hukum.
Akun2 penghujat yg berkedok Agama baiknya di blokir.bikin kisruh,merusak ketentraman umat aja.
BalasHapusJgn cuma d blokir,,,sikat Habis ajaa ,,,pindah aja ke Padang gurun , bikin rusuh aja demo ber jilid2
BalasHapus