Yaa Allah... Ditolak Ambulans, Jenazah Nenek Ini Dipikul Bergantian Sejauh 13 Km Karena Keterbatasan Ekonomi

Yaa Allah... Ditolak Ambulans, Jenazah Nenek Ini Dipikul Bergantian Sejauh 13 Km Karena Keterbatasan Ekonomi

Beritaislam.org - Memiliki keterbatasan ekonomi, memang kadang membuat hidup seseorang menderita. Karena bagaimanapun, semua hal di dunia ini, baik berupa barang ataupun jasa harus dibayar dengan materi.

Begitupun dengan pelayanan sebuah rumah sakit atau puskesmas. Jika kamu tidak memiliki cukup uang untuk membayar biaya pengobatan, bisa saja pihak rumah sakit menolak untuk memberikan perawatan.

Meski tidak semuanya seperti itu, namun beberapa kali kita masih sering mendengar berita mengenai hal ini. Nah, peristiwa yang terjadi di salah satu puskesmas di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ini juga tak kalah miris.

Jenazah nenek yang meninggal di salah satu puskesmas di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ini terpaksa dipikul bergantian oleh warga ke rumah duka sejauh 13 kilometer, karena sebelumnya ditolak dibawa menggunakan ambulans.

Jenazah sang nenek bahkan harus dipikul secara bergantian oleh keluarganya hingga ke rumah duka yang jaraknya mencapai 13 kilometer hanya karena ditolak diangkut oleh petugas puskesmas setempat dengan menggunakan mobil ambulans yang ada.

Warga setempat sangat menyayangkan petugas puskesmas yang menolak mengantarkan jenazah sang nenek ke rumah duka yang diketahui tidak memiliki biaya.

Aksi memikul jenazah seorang nenek yang meninggal di puskesmas usai menjalani perawatan medis ini diketahui terjadi di Kampung Batu Malonro, Kecamatan Biring Bulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.

SUNGGUMINASA - Jenazah nenek yang meninggal di salah satu puskesmas di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan terpaksa dipikul bergantian oleh warga ke rumah duka sejauh 13 kilometer. Aksi memikul jenazah tersebut pun sangat disayangkan oleh warga Gowa karena sebelumnya ditolak dibawa menggunakan ambulans. Aksi memikul jenazah seorang nenek yang meninggal di puskesmas usai menjalani perawatan medis ini terjadi di Kampung Batu Malonro, Kecamatan Biring Bulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu. Jenazah sang nenek bahkan harus dipikul secara bergantian oleh keluarganya hingga ke rumah duka yang jaraknya mencapai 13 kilometer hanya lantaran ditolak diangkut oleh petugas puskesmas setempat dengan menggunakan mobil ambulans yang ada. Video yang diunggah oleh salah seorang warga beberapa waktu lalu ke sejumlah akun media sosial ini pun langsung mendapat sorotan dan viral di media social. Haji Arief warga setempat sangat menyayangkan petugas puskesmas yang menolak mengantarkan jenazah sang nenek ke rumah duka yang diketahui tidak memiliki biaya. Dia berharap agar pemerintah tidak pandang bulu dalam membantu masyarakatnya terlebih bagi warga yang kurang mampu. “Saya berharap kejadian seperti ini adalah yang terakhir kalinya dan tidak lagi terulang,” tandasnya. Sumber : indonesiaupdate._ . Follow @yuukkepo
Sebuah kiriman dibagikan oleh LAMBE JULID (@yuukkepo) pada
[news.beritaislam.org]
Banner iklan disini