Emosi Meluap Lihat Anaknya Din0dai di WC, Ayah Korban Persekusi Pelaku Hingga Tewas






Emosi Meluap Lihat Anaknya Dinodai di WC, Ayah Korban Persekusi Pelaku Hingga Tewas
Ilustrasi

Beritaislam.org - Ayah korban kasus penodaan seorang bocah berusia 5 tahun menjadi tersangka lantaran melakukan persekusi terhadap predator anaknya di dalam wc. Mungkin itu yang tak pernah terlihat di gemerlapnya Ibu Kota Jakarta.

Sederet kasus kejahatan, tindak pencabulan terhadap anak kecil merupakan salah satu kasus paling tak termaafkan terhadap pelaku. Baru-baru ini di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pelaku predator anak hampir diamuk massa. Namun, pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian.

Kali ini, kasus pencabulan menimpa seorang anak di daerah Setiabudi, Jakarta Selatan. Akan tetapi pelaku yang merupakan seorang pekerja harian lepas (PHL) Kementerian Kesehatan bernama Chevin tewas di tangan ayah korban.

Perbuatan bejat Chevin dilihat langsung oleh ayah sang bocah berinisial I dan tiga orang kerabat lainnya yang berinisial A, AG, dan B. Keempatnya pun akhirnya harus berurusan dengan polisi karena mempraktikkan persekusi.

Peristiwa pencabulan berujung pengeroyokan itu terjadi pada 20 November lalu, tepatnya di WC umum Masjid Darul Muqorobin, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan. Chevin, yang tak kuasa menahan nafsu bejatnya terhadap anak kecil, menarik sang bocah ke dalam kamar mandi.

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Bismo Teguh Prakoso mengatakan perbuatan Chevin rupanya diketahui oleh I yang berada tidak jauh dari lokasi. Mengajak putranya, A yang juga sedang berada di lokasi, I berusaha membuka pintu WC tersebut. Lantaran dikunci, I dan A pun lalu mendobrak pintu WC.

Amarah I seketika tersulut saat melihat putrinya sedang berjongkok di hadapan Chevin yang sudah melepas pakaiannya. I gelap mata. Dengan darah mendidih yang sudah sampai ke ubun-ubun, I langsung menerjang Chevin, memiting lehernya, dan menyeretnya keluar WC, diikuti oleh A yang menghujani Chevin dengan bogem mentah.

Aksi tersebut rupanya menyita perhatian dua kerabat I yang lain, AG dan B. Keduanya pun tak kalah kalap setelah mendengar apa yang terjadi. Setelah diseret cukup jauh dari WC masjid, naluri b** I dan ketiga orang lainnya makin menjadi-jadi.

Tanpa menggunakan alat apapun, mereka melayangkan puluhan bogem mentah dan tendangan ke tubuh Chevin yang sudah tersungkur tak berdaya di atas tanah. Chevin babak belur, tak sadarkan diri. Sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina, Chevin akhirnya dijemput menghembuskan nafas terakhirnya sekitar empat hari berselang. "Para pelaku kami kenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan," kata dia. (Jawapos)

[news.beritaislam.org]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: