Soal Film Naura, Begini Tanggapan Kak Seto






Soal Film Naura, Begini Tanggapan Kak Seto
Jawa Pos

Beritaislam.org - Polemik film anak Naura dan Genk Juara yang dinilai melecehkan agama tertentu, dalam hal ini Islam, masih mengundang beragam tanggapan.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Seto Mulyadi mengatakan dirinya sempat panas melihat kabar buruk itu karena agamanya dilecehkan.

"Ïya memang kemarin pagi saya menerima kiriman di media sosial tadi. Saya sempat panas sebagai seorang muslim, saya merasa tidak terima agama saya dilecehkan seperti itu,"  katanya ketika ditanya wartawan pada 23 November 2017.

Kak Seto, begitu ia tenar disapa, kemudian menghubungi pihak-pihak yang bisa memberikan informasi. "Saya dengan segala cara menghubungi pihak-pihak yang bisa menginformasikan dimana saya bisa nonton. Akhirnya di tengah kesibukan saya nonton jam 19 malam kemarin," kata Kak Seto.

Tentang orang jahat yang bicara istighfar dan memakai atribusi Islam, ia mengatakan bahwa dirinya sempat kritik film Naura.

"Tadi saya juga menyampaikan sedikit kritik kalau misalnya hal itu diucapkan secara spontan oleh tokoh jahat, memang seyogyanya ada kata-kata yang ada assalamualaikum, ada adegan sholat misalnya, karena pada saat syuting itu kan Ramadhan. Semua anak yang muslim juga puasa. Jadi nuansa itu mungkin bisa ditampilkan sehingga ada keseimbangan,"  ungkapnya.

Akan tetapi, ia meminta untuk tidak mendramatisasi film tersebut. "Tapi buat saya sendiri, tidak usah didramatisasi. Sehingga seolah menyudutkan karena kami lihat produsernya muslim, pemain-pemainnya muslim. Kemarin waktu saya nonton ada 70% ibu yang hadir juga memakai jilbab, muslim juga. Waktu saya tanya bagaimana mana. Respons mereka, filmnya bagus," ungkapnya.


BersamaDakwah

Komentar: Lain tanggapan Kak Seto yang masih mempersilahkan menonton film ini, lain pula tanggapan Ustadz. Bachtiar Nasir. Pimpinan Arrahmah Quranic Learning (AQL), ustadz Bachtiar Nasir mengecam keras film anak-anak berjudul Naura dan Genk Juara. Menurut beliau film tersebut tidak layak untuk ditonton keluarga Muslim karena berbahaya buat anak-anak Muslim.

“Saya menganjurkan kepada umat Islam agar menjaga anak-anaknya jangan sampai terperosok lewat film-film yang sangat benci kepada Islam,” ujar beliau saat diminta tanggapannya oleh voa-islam.com terkait film Naura dan Genk Juara pada Rabu sore kemarin (22/11/2017) di Gedung MUI, Jakarta Pusat.

Diakui oleh ustadz yang akrab disapa UBN ini bahwa belum ada pembicaraan khusus di kalangan para ustadz terkait film tersebut. Namun beliau menyakini masyarakat sudah cerdas membaca pesan tersembunyi dari film itu. Selengkapnya baca beritanya disini : http://news.beritaislam.org/2017/11/ust-bachtiar-nasir-serukan-boikot-film.html

[news.beritaislam.org]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: