Ini Penjelasan Mabes Polri Soal Operasi Damai Cartenz yang Gantikan Operasi Nemangkawi

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. (Istimewa)


Berita
islam
- Kepolisian RI mengatakan bahwa Operasi Damai Cartenz 2022 yang akan menggantikan Satgas Operasi Nemangkawi menargetkan Orang Asli Papua (OAP) sebagai target pembinaan.

"Sebagai target operasi (OAP), maksudnya target pembinaan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (13/1/2021).

Ramadhan menjelaskan bahwa Operasi Damai Cartenz akan membina masyarakat Papua di berbagai sektor dan bidang kegiatan.

"(Tujuannya) mengajak masyarakat untuk melakukan pembinaan di bidang pertanian dan kesejahteraan," jelas dia.

Lebih lanjut, Ramadhan menyampaikan bahwa polisi nantinya akan fokus terhadap kegiatan yang bertujuan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Papua.

"Jadi ada upaya-upaya Polri bersama masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang tujuannya menyejahterakan masyarakat. Namanya itu binmas (pembinaan masyarakar) noken atau pendekatan kepada masyarakat," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Operasi Nemangkawi berencana akan berakhir pada 25 Januari 2022 mendatang. Nantinya, operasi ini akan berganti menjadi operasi Damai Cartenz.

"Iya benar, Satgas Nemangkawi (berganti nama) menjadi Damai Cartenz," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Senin (10/1/2022).

Dedi menuturkan operasi Damai Cartenz akan berlangsung hingga 6 bulan ke depan. Usai masa operasi itu, nantinya operasi tersebut akan kembali dievaluasi oleh Polri.

"Ya betul sampai 6 bulan ke depan baru dianev kembali ya. Nantinya pendekatan soft approach diutamakan dan pendekatan kesejahteraan masyarakat Papua," jelas Dedi.

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menambahkan operasi Damai Cartenz akan mengedepankan fungsi intelejen hingga pembinaan masyarakat ketimbang penegakan hukum.

"Cara bertindak yamg dikedepankan dalam Operasi Damai Cartenz ini persuasif dan preemtif. Dengan kedepankan fungsi intelijen, fungsi binmas, dan fungsi humas dengan didukung fungsi lain. Fungsi preventif, sabhara, dan gakkum. Jadi gakkum itu sebagai fungsi pendukung," tukas dia.

tribunnews

[news.beritaislam.org]

0 Response to "Ini Penjelasan Mabes Polri Soal Operasi Damai Cartenz yang Gantikan Operasi Nemangkawi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini