GEMPAR! Inilah Video Ruslan Buton Tolak Uang 1 Kantong Plastik dan Bilang Jam 2 Malam Bandara Penuh TKA China

GEMPAR! Inilah Video Ruslan Buton Tolak Uang 1 Kantong Plastik dan Bilang Jam 2 Malam Bandara Penuh TKA China

Beritaislam - Bapak Kapten Ruslan Buton yang kini dipenjara karena minta presiden mundur lantaran dianggap tidak mampu mengurus negara dan selalu membuat kebijakan yang tidak bisa dinalar akal sehat.

Beliau sampaikan pandangannya tersebut dengan sopan dan argumrntatif, jauh dari kata-kata kasar dan umpatan. Namun toh tetap membuat pemangku kepentingan berang bahkan tanpa proses pembuktian di pengadilan.


Bukan hanya bui, nama Ruslan Buton kini juga tengah menghadapi skenario pembusukan dengan fitnah bahwa pemecatannya dari satuan militer karena kasus pembunuhan petani di tempatnya bertugas.

Video Ruslan Buton Soal TKA China

Video itu bisa dilihat seperti yang diunggah oleh @mas_piyuuu di Twitter hingga viral dan disukai ribuan orang.

“TKA China yang masuk ini bukan ancaman pak?” tanya Ruslan. Ia mengaku pernah menangkap TKA China di Maluku Utara karena menggunakan visa turis untuk bekerja di sebuah perusahaan tambang.

“Setiap saya pulang jam 2 malam, di bandara itu hampir penuh dengan orang-orang China. Ketika saya melaksanakan Satgas di Pulau Kaliyabu (Maluku Utara), di situ ada kelompok China yang banyak sekali.

“Ketika saya tanya kepada kepala desa dan saya panggil lima orang, tidak bisa berbahasa Indonesia (atau pun) berbahasa Inggris , dan tidak punya paspor tidak punya visa, saya tangkap.”

Tak Mempan Disuap


Usai melakukan penangkapan, konon Ruslan sempat dilobi oleh suatu pihak yang tidak disebutkan namanya agar melepaskan TKA yang ditahan. Pengacara Ruslan menyebut bahwa kliennya sempat disuap agar bisa melepaskan seluruh TKA tersebut. Namun Ruslan menolak.

“Malam hari saya didatangi 1 Letkol polisi dan 1 mayor tentara, untuk menebus alias memanggil menjemput mereka, saya tolak. Dengan ada imbalan 1 kantong plastik uang saya tolak!” ungkap Ruslan dalam cuplikan tersebut.

Penasihat hukum Ruslan Buton, Tonin Tachta Singarimbun mengatakan sikap kliennya soal TKA itulah yang membuatnya dipecat dri TNI. “Itu jelas didesain dia harus dipecat. Pokoknya dia harus dipecat, kenapa? karena dia yang bikin TKA China di sana susah masuk,” ujarnya.



[news.beritaislam.org]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini