Menko Mahfud MD: Masjid Tidak Boleh Takfiri

Menko Mahfud MD Larang Kata Kafir Terucap dalam Masjid

Beritaislam -  Menko Polhukam Mahfud MD memberikan peringatan tegas agar seluruh masjid di wilayah kantor pemerintah hanya mensyiarkan isi ceramah terkait kedamaian dan kesejukan, bukan sebaliknya.

Mahfud berkata, masjid bukan tempat untuk membangun permusuhan dan pertentangan. Masjid adalah rumah bagi persaudaraan dan kesejukan. Demikian seperti dilansir dari Minews.id, Sabtu (26/10/2019).

“Pesan saya ke masjid, agar dikelola secara baik sebagai pembawa pesan agama. Apa pesan agama paling pokok? Membangun kedamaian di hati, membangun persaudaraan sesama umat manusia,” ujar Mahfud di Jakarta, Jumat 25 Oktober 2019.

Eks Ketua Mahkamah Konstitusi ini juga mengingatkan, masjid tidak boleh menyampaikan hal-hal yang dapat mengadu domba masyarakat. Masjid juga tidak boleh menjadi rumah bagi kelompok takfiri, yakni kelompok yang menganggap semua pihak berseberangan dengan pemahamannya sebagai musuh atau kafir.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara Pancasila harus menjamin kehidupan keberagaman secara penuh. Masjid harus menangkap bibit-bibit permusuhan yang disebabkan karena masalah sepele, seperti perbedaan pandangan.

Mahfud menuturkan, umat Islam semestinya bangga karena hampir seluruh kantor pemerintahan dilengkapi bangunan masjid. Dia menceritakan pada 1980-an, orang-orang menganggap bangunan masjid di kantor pemerintah sebagai hal yang tak biasa.

“Hampir setiap kantor pemerintah ini punya masjid. Jadi orang Islam itu harus berbangga karena di tahun 80-an, kantor pemerintah itu kalau punya masjid dianggap aneh. Dulu kegiatan keagamaan di kantor-kantor dianggap mengganggu, dianggap kurang sejalan dengan kehidupan modern,” ujar Mahfud.

Tak hanya masjid, Mahfud juga menyampaikan bahwa ia sama sekali tak melarang jika ada kantor pemerintah yang membangun gereja atau pura, dan rumah ibadah lainnya. Baginya itu wajar, karena pemerintah sewajibnya menyediakan sarana dan prasarana ibadah untuk membangun persaudaraan. [ljc]

[news.beritaislam.org]

12 komentar untuk "Menko Mahfud MD: Masjid Tidak Boleh Takfiri "

  1. Ko yg dibahas masjid 2 , la itu banser gmn yg jelas2 hobby bubarin pengajian , persekusi ulama ,tp gereja dan dangdutan dia jaga, ormas yg berkedok islam yg merusak citra islam.yg lbh penting lg tuh beresin papua , masyarakat sdh paham mana ulama yg lurus dan mana yg munafik.

    BalasHapus
  2. pak mahfud ulama yg keras jangan dituduh radikal.

    BalasHapus
  3. Prof jangan anda jual aqidah anda dengan.jabatan yg hanya sementara
    Apa yg salah.dengan kata KAFIR seperti juga ada yg bilang Domba yg TERSESAT

    Apakah anda juga akan.menindak imam yg membaca surat Al KAFIRUN.

    BalasHapus
  4. Ketika jabatan jatuh pada orang yg salah

    BalasHapus
  5. Mahfud kenapa kamu selalu menyudut kan islam, kalo sampean benci islam gak usah jadi islam, pindah agama saja jadi kafirlaknatullah, orang paling goblok adalah orang yang di perbudak oleh harta dan jabatan, seperti nya anda ini menjual akidah anda demi jabatan yang sesaat di dunia ini, ingat siksa allah itu mebih pedih dari apa pun di dunia ini, saran saya kalo masih memusuhi islam yang amu bilang radikallah, terorris lah lebih baik kamu pindah agama saja tau kalo mau tetap islam yang lurus sesuai sunah nabi dan rosul nya lebih baik jadikan jabatan mu itu sebagai budak mu bukan sebalik ny dan bertobat lah kepada allah sesungguh nya allah itu sangat luas ampunannya

    BalasHapus
  6. Apakah ente waras mpud????

    BalasHapus
  7. Iya nih, baru saja jadi menkopolhukam yg dibahas justru masjid. Ada apa Pak? Kok jabatan langsung buat bapak berubah.

    BalasHapus
  8. Masjid itu rumah umat muslim prof kalo penegasan makna alquran dimulai dr sini bagaimana quran berkata ya harus sampai kepafa umat kalau kepada orang di luar umat ya pengecualian lha ..prof baru di beri jabatan menteri kok sibghoh pesantren nya langsung luntur...

    BalasHapus
  9. Pak mahpud md. Adalah sosok yang negarawan yg posisnya sekarang adalah pejabat negara bicara rakyat adalah soal melindungi segenap tumpah darah indonesia.

    BalasHapus
  10. Jadi tak boleh baca surah AL KAFIRUN ya, bicaramu merusak dan menggerogoti agamamu pak Mahfud. ini termasuk penistaan agama.

    BalasHapus
  11. Akhir Zaman Ummat trbagi mnjadi 2 golongan. Sayang diusia yg hampir tutup, Iman trgadai oleh Kekuasaan. Na'udzubillah

    BalasHapus
  12. Mantab pak Mahfud MD. Semoga saya terhindar dari orang orang yang gagal faham amiin semoga sehat selalu pak mahfud MD amiin yaamujiibassaa iliin

    BalasHapus
Banner iklan disini