Pelukan Terakhir Presiden Timor Leste Minta Restu Beri Nama Jembatan "BJ Habibie"

Presidean Xanana Gusmao memeluk Bj Habibie

Beritaislam - Mantan gerilyawan dan Presiden Timor Leste, Xanana Gusmao, menjenguk Presiden Ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, bikin haru.


Sebelumnya diketahui dulu tahun 1998, Timor Leste yang dulu namanya adalah Timor-Timur awalnya menjadi bagisan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, Namun kemudian Timor-Timur yang ber-Ibukota di kota Dilli memisahkan diri dari Indonesia karena desakan asing.

Saat terjadi pelepasan Timor-Timur adalah teat di massa Pemerintahan BJ Habibie yang saat itu baru menjabat beberapa Bulan menggantikan Presiden Soeharto yang telah berkuasa selama 32 Tahun.

Atas lepasnya Timor-Timur tersebut kemudian Presiden BJ. Habibie kemudian lengser dari Jabatannya. Banyak yang mengatakan bahwa Presiden HB. Habibie hanya dimanfaatkan dalam kepentingan politik ini.

Dalam sebuah video singkatyang beredar si laman sosmed, diunggah oleh akun Ustadz Hilmi Firdausi seperti dikutip beritaislam.org 13/9/2019.

"Mantan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao menjenguk Pak Habibie dlm rangka minta kesediannya untuk meresmikan jembatan di Bidau Santana. 

Namun, krn beliau lg terbaring di RS, Xanana akhirnya menghadap untuk memohon restu penggunaan nama BJ Habibie untuk jembatan baru itu. 😭" Tulis Ustadz Hilmi.

Saat dijenguk Xanana Gusmao, BJ Habibie tampak masih bisa berkomunikasi. Xanana Gusmao terlihat mencium kening BJ Habibie yang tengah berbaring lemah di tempat tidur dengan dibalut selimut putih. Mereka lalu berpelukan.

Ketika BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu, 11 September 2019, salah satu tokoh pendiri Timor Leste itu mengirimkan karangan bunga turut berbelasungkawa yang bertuliskan:

PROFOUN CONDOLENCES

With Hearthfelt sympathy For The Loss of Big Brother President BJ Habibie.

Timorese People Will Remember You Forever

BJ Habibie memang punya ikatan sejarah dengan Timor Leste. Negara yang dahulu bernama Timor Timur dan provinsi ke-27 Indonesia itu diberi opsi referendum oleh profesor lulusan Jerman tersebut.

Hasil referendum rakyat Timor Leste kemudian membuat Timor Leste lepas dari Indonesia. Pria bernama lengkap Kay Rala Xanana Gusmao inipun menjabat presiden Timor Leste yang pertama, yakni periode 20 Mei 2002–20 Mei 2007.



[news.beritaislam.org]

0 Response to "Pelukan Terakhir Presiden Timor Leste Minta Restu Beri Nama Jembatan "BJ Habibie""

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel