Tanggapi Putusan MK, Mahfud MD: yang Dzalim dan Dusta Akan Diazab


Beritaislam -  Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD mengingatkan bahwa vonis MK langsung mengikat dan tidak bisa dilawan.

Ia mewanti-wanti jangan sampai timbul masalah baru dengan tindakan-tindakan yang destruktif dari pihak mana pun. Menjaga Indonesia adalah menegakkan supremasi hukum.

Dikatakan Mahfud, putusan hakim pasti tidak bisa memuaskan semuanya. Sering terjadi, pihak yang menang akan memuji hakim, sedangkan pihak yang kalah mencerca hakim dengan berbagai tuduhan.

Baca Juga: Effendi Gazali: Hakim-hakim MK layak disebut "Melakukan Kebohongan Politik dan Sontoloyo"

“Klau tak puas atas vonis pengadilan janganlah kita hny menuding satu pihak kelak yg akan diadili oleh Allah,” kata Mahfud di akun Twitter pribadinya @mohmahfudmd, Jumat (28/6/2019).

“Semua akan diminta tanggungjawab oleh Allah: hakim, penggugat, tergugat, saksi, pengamat, wartawan, pencurang, penuduh curang, pembuat hoax. Yg dzalim & dusta akan diadzab,” tambah Mahfud.

Baca juga: Putusan MK Menangkan Jokowi, Doa KH Tengku Zulkarnain Bikin Merinding



Cuitan Mahfud MD mendapat tanggapan dari sejumlah warganet. Salah satunya @umarpialang.

“Pak Prof Mahfud MD untuk melihat ke jujuran apakah hukum ada batas waktu kulo cuma nanya untuk nambah Ilmu,” tanya @umarpialang.

Baca juga: Ucapkan Selamat ke Jokowi-Ma’ruf, Rocky Gerung : “Selamat Dimenangkan,”

“Betul. Kalau akibat thdp setiap tindakan (msl utk dituntut/digugat) ada daluwarsanya. Kalau isi aturan hukum batas keberlakuaanya s-d diubah/dicabut,” jawab Mahfud.

“Hukum selalu berubah sesuai dgn perubahan masyarakat. Dlm fikih Islam: hukum berubah sesuai dgn perbedaan zaman, tempat, budaya,” pungkasnya.[psid]

[news.beritaislam.org]

0 Response to "Tanggapi Putusan MK, Mahfud MD: yang Dzalim dan Dusta Akan Diazab"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel