Effendi Gazali: Hakim-hakim MK layak disebut "Melakukan Kebohongan Politik dan Sontoloyo"

MK layak disebut "Melakukan Kebohongan Politik dan Sontoloyo"

Beritaislam - Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo-Sandi tidaklah mengagetkan, sudah banyak yang menduga sebelumnya.

Pakar komunikasi publik Prof.Effendi Gazali, MPS ID, Ph.D pernah menyatakan hakim-hakim MK itu yang layak disebut melakukan pembohongan publik dan sontoloyo.

Hal ini disampaikan Effendi Gazali selaku Pemohon gugatan ambang batas pencapresan 20% yang ditolak MK.

Baca juga: Ruhut Sindir Gatot, Pengamat: Tak Ada Asap Tanpa Api

"Analogi yang diambil tadi (oleh hakim MK) itu keliru total, walaupun keputusannya final dan mengikat," kata Effendi Gazali usai penetapan putusan MK di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (25/10/2018).

"..Hakim-hakim inilah yang layak disebut melakukan kebohongan politik dan sontoloyo, dan saya siap disomasi untuk hal ini," tegasnya.

Baca juga: Pendukung 02 Usul Prabowo-Sandi Bikin Bank Baru Untuk Para Pendukungnya

Pilpres 2019 memang sejak awal sudah didesain cuma 2 calon untuk memuluskan 2 periode.

Seandainya Presidential Threshold 20% dibatalkan MK tentu akan lain ceritanya.

Prediksi Effendi Gazali yang disampaikan 2018 itupun terbukti 'Pemilu 2019 paling kacau dalam sejarah Indonesia'.

Baca juga: Kuasa Hukum Prabowo-Sandi: Kami Masuk Dalam Perangkap

[Video]


[news.beritaislam.org]

0 Response to "Effendi Gazali: Hakim-hakim MK layak disebut "Melakukan Kebohongan Politik dan Sontoloyo""

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel