Maju Caleg dari PDIP, Kapitra Siap Jenazahnya Dibakar Kalau Mati! PDI P Saat Ini Gencar Rangkul Tokoh Islam








Beritaislam.org -  Kabar Mengejutkan datang dari mantan Pengacara Habib Rizieq Kapitra Ampera.

PDIP saat ini memang sedang gencar merangkul tokoh-tokoh Islam untuk dijadikan caleg di 2019, sejumlah nama muncul antara lain eks pengacara Habib Rizieq Syihab, Kapitra Ampera hingga pendiri PKS, Yusuf Supendi.

Hubungan eks pengacara Habib Rizieq Syihab, Kapitra Ampera dengan PA 212 tampaknya segera berakhir. Hal ini disebabkan keputusan kontroversial Kapitra yang maju sebagai caleg dari PDIP. PA 212 secara blak-blakan bahkan telah lepas tangan dan tidak ingin dikait-kaitkan lagi dengan Kapitra.

"Sahabat-sahabat (PA 212) sudah lepas tangan atas ulahnya yang memang dari awal suka nyeleneh dengan membawa- bawa nama Habib Rizieq, padahal Habib Rizieq sudah lama tidak percaya (Kapitra)," ujar juru bicara PA 212, Novel Bamukmin ketika dihubungi, Jumat (20/7).

Baca Juga: Dikabarkan Jadi Caleg PDI P, Begini Jawaban Ustadz Fadlan Al Garamatan

Bahkan ketika dinasehati, Kapitra malah balik menantang dan tetap ngotot dengan keputusannya yang maju sebagai caleg dari PDIP. PA 212 juga sudah tabayun atau mengklarifikasi langsung kepada Kapitra terkait pernyataannya yang seakan-akan mengingkari bahwa ia maju sebagai caleg dari PDIP.

"Dan sampai pagi tadi saya masih nasehatin dengan surat At-Taubah ayat 8 yaitu sanksi terhadap orang munafik (yang membela pendukung penista agama dan kriminalisasi ulama) adalah haram untuk disholati kalau sudah mati. Dia malah menantang "siap dibakar jenazahnya" itu kata dia," tuturnya.

Baca Juga: Catatan Untuk Fenomena Kapitra Ampera Yang Mendadak Jadi Caleg PDI P, Padahal Pernah Jadi Pengacara Habib Rizieq

Sebelumnya, Kapitra membeberkan alasannya maju sebagai caleg dari PDIP karena keinginannya membela umat Islam dari luar dan dalam pemerintahan. Di Pileg 2019, Kapitra akan bertarung untuk dapil Riau II. [kum]

[news.beritaislam.org]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: