DPR WOW: setelah solusi keong sawah, tanam cabe, makan cacing sarden, cabut meter listrik, tawar beras, diet makan, kini muncul BBM NAIK SOLUSI MOBIL LISTRIK SODARA !

BBM NAIK SOLUSI MOBIL LISTRIK SODARA

Beritaislam.org - Oleh: Nasrudin Joha

Ajaib sekali setiap solusi yang keluar dari mulut pejabat di negeri ini. Tak lekang oleh keong sawah, tanam cabai, diet makan, protein cacing sarden, tanam cabai, cabut meter listrik, kini ketua DPR RI mengeluarkan solusi mobil listrik menghadapi problema naiknya harga BBM.

Inikah solusi dengan tingkat kengawuran paling tinggi ? Kengawurannya melebihi ketinggian gunung Rinjani ? Lha wong BBM naik ratusan perak saja masyarakat kesulitan mintak ampun, kok disuruh beli kendaraan listrik yang harganya puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Apa kendaraan listrik itu terbuat dari sepeda, mengambil Dinamo mesin Sanyo, pake Aki kemudian sepeda listrik itu bergerak diputar mesin Sanyo ?

DPR itu Kan tugasnya mewakili rakyat, bukan menyakiti rakyat. Kalau tidak bisa beri solusi, diam itu lebih menentramkan ketimbang bersuara sumbang yang menambah duka dan nestapa.

Ayok belajar tugas DPR lagi. Selain tugas legislasi dan budgeting, DPR itu punya tugas controling. DPR punya tugas mengawasi kiberja eksekutif, memelototi setiap kebijakan Presiden. Apakah Presiden berpihak pada rakyat atau menindas rakyat. Untuk menjalankan tugasnya, DPR diberi berbagai wewenang. Bisa dengan hak angket, bisa bertanya, bisa interpelasi.

Pada kasus BBM naik, DPR harusnya tanya Jokowi kenapa BBM dinaikan ? Tanya kepada Jokowi, kenapa Klo urusan THR PNS diumumkan gegap gempita, BBM naik kok Nunggu gelap gulita ? Nunggu rakyat terlelap, begitu terbangun harus menelan kenyataan pahit BBM sudah naik.

DPR jewer tuh kuping Presiden, jika tidak becus menjalankan kekuasaan. Straft Presiden, jika kebijakannya melenceng dari konstitusi. Bahkan, tarik Presiden ke Mahkamah Konstitusi, jika ternyata terjadi pelanggaran konstitusi.

Bukan malah ikut-ikutan ngawur bikin Solusi ngasal. DPR dibayar rakyat itu untuk membela rakyat, DPR itu wakil rakyat. Apa DPR sudah berubah menjadi lembaga wakil Jokowi ? Kapan amandemen konstitusi yang menetapkan itu ?

Ini rakyat sudah sulit, jangan tambah dibuat terjepit. Ini semua sudah marah, jangan malah menambah naik darah. Ini semua juga mengamati, jangan dianggap rakyat gerombolan makhluk bodoh yang terus dikibuli.

Coba, gunakan hak interpelasi. Tanya, Presiden kenapa bahkan BBM. Coba, gulirkan hak angket, periksa apa benar kebijakan kenaikan BBM ini. Atau setidaknya, unggah pernyataan keprihatinan untuk rakyat, mengajak semua bersabar dengan situasi sulit, itu bisa lebih diterima daripada solusi cekak yang menghina logika publik.

Jika terus-terusan begini, jangan salahkan rakyat jika 2019 menjauh dari DPR. Jangan salahkan rakyat, jika golput semakin tinggi. Jangan salahkan rakyat, jika rakyat mencari jalan sendiri dan tidak melalui wakilnya.

Ayolah, perhatikanlah urusan rakyat. Kalian, tidak hidup untuk selamanya. Ada ajal menunggu, ada hari perhitungan. Jika ada dakwaan rakyat di akherat, apa argumen kalian kelak dihadapan Allah SWT ?

Tengoklah rakyat, jangan terus mengumbar kesuksesan diri ditengah jeritan suara rakyat. Tengoklah, betapa rakyat kalian saat ini bertaruh nyawa untuk mempertahankan kehidupannya. Lihatlah, keadaan semrawut negeri ini sudah begitu akut. Jangan terus memproduksi kesulitan dan keanehan, diatas kesakitan dan derita rakyat. [].

[news.beritaislam.org]
Banner iklan disini