Mengerikan! Pemilihan Ratu LGBT Rusuh, Lihat Videonya Sebelum Dihapus






Mengerikan! Pemilihan Ratu LGBT Rusuh, Lihat Videonya Sebelum Dihapus

Beritaislam.org - LGBT atau lesbian, gay, biseksual, dan transgender jadi sorotan publik setelah Mahkamah Konstitusi (MK) dianggap melegalkan hubungan sesama jenis di Indonesia.

Tudingan itu muncul setelah judicial review KUHP tentang pasal kesusilaan dan zina yang diajukan belasan guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB) ditolak MK.

Warganet kemudian merespon penolakan MK dengan berbagai cara. Ada yang membully, ada pula yang menuding MK melegalkan dan mengakui keberadaan LGBT.

Tak hanya itu, warganet juga memposting beberapa video tentang LGBT. Salah satunya video kerusuhan pemilihan ratu LGBT.

Dalam video tersebut, kontestan pemilihan ratu LGBT (waria) saling pukul di sebuh lorong hotel. Salah satu kontestan masih mengenakan selendang. Namun ada juga yang tidak mengenakan baju.

“Kelihatan aslinya. Na’udzubillahimindzaalik 😓 smg Allah memberi mrk hidayahNya, dan menjauhkan kita dari sifat2 yang membuatNya murka. Amiin 🙏*kejadian di Philipine,” tulis akun justnjustnjustn.

Di Indonesia, keberadaan LGBT semakin meresahkan. Jumlahnya semakin banyak. Bahkan, daerah yang menerapkan hukum Syariat Islam seperti Aceh pun tak luput dari aktivitas LBGT.

Pekan lalu, sejumlah masyarakat yang tergabung dalam gerakan anti maksiat kota Banda Aceh mengamankan enam orang wanita pria (Waria) ke kantor Satpol PP dan WH Aceh, Sabtu Malam, 16 Desember 2017.

Mereka adalah kontestan pemilihan ratu wari yang dilangsungkan di salah satu hotel di Lampineung, Banda Aceh.

Sementara di Kota Bogor, jumlah LGBT yang terdata sebanyak 1.330 orang. Mereka tersebar di 39 lokasi, termasuk di Taman Sempur yang berjarak hanya sekitar 100 meter dari Istana Bogor.

Pengelola Program HIV Dinkes Kota Bogor, Nia Yuniawati mengaku, tercengang ketika melakukan pemeriksaan di Taman Sempur beberapa waktu lalu.

Dalam semalam, bisa menjaring sebanyak hampir 200 pria homoseksual untuk diperiksa VCT. “Mereka biasanya berkelompok, mulai dari remaja sampai dewasa,” ucapnya kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group).

Berdasarkan hasil pemetaan sementara yang dilakukan Nia beserta timnya, 39 lokasi yang diyakininya sebagai tempat perkumpulan LGBT. Sebanyak 31 lokasi merupakan perkumpulan gay, sedangkan 8 lainnya merupakan perkumpulan waria.

Berikut video kerusuhan pemilihan ratu LGBT


[Pojoksatu/news.beritaislam.org]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: