Penembak Dubes Rusia adalah Polisi Anti Hura Hara Yang Masih Berusia 22 Tahun

Penembak Dubes Rusia adalah Polisi Anti Hura Hara Yang Masih Berusia 22 Tahun

Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu, Senin malam (19/12/2016) waktu setempat menyatakan bahwa Duta Besar Rusia untuk Turki Andrey Karlov ditembak mati oleh polisi anti huru-hara Mevlut Mert Altintas yang berusia 22 tahun.

Mengkonfirmasikan kematian Karlov, Soylu memberi penjelasan kepada para wartawan bahwa Altintas bekerja di posisinya saat ini di ibukota Turki Ankara sudah 2,5 tahun, Anadolu Agency melaporkan.

Altintas lahir pada tanggal 24 Juni 1994 di provinsi pesisir barat Turki Aydin. Dia alumni dari SMA Soke Cumhuriyet Anadolu dan lulusan sekolah polisi Izmir Rustu Unsal, menurut Soylu.

Menteri menambahkan bahwa penyelidikan sedang berlangsung untuk mengungkapkan motivasi pelaku menembak duta besar Rusia.

Mengekspresikan belasungkawa kepada pemerintah Rusia dan rakyatnya, Soylu mengatakan kepada wartawan bahwa pembunuhan Karlov adalah sebuah serangan teroris yang menyedihkan dan melukai Turki.

“Pembunuhan ini, serangan ini, aksi teror ini merupakan tindakan keji yang menargetkan hubungan Turki-Rusia. Ini adalah provokasi besar. Tindakan jahat ini dilakukan secara khusus dalam periode ketika hubungan Turki-Rusia berada pada fase yang sangat baik.”

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini