Sholat Batal dan Harus Diulang Kata Ustadz Adi Hidayat, Jika Mengakhiri Sholat dengan Tahiyat Seperti Ini

Ustadz Adi Hidayat/Tangkap layar Youtube.com / Adi Hidayat Official


Berita
islam
- Sosok Ustadz Adi Hidayat kali ini menjelaskan tentang bacaan tahiyat saat sholat.

Ternyata ada satu bacaan tahiyat yang justru akan membatalkan sholat, sehingga seseorang harus mengulanginya lagi.

Penjelasan Ustadz Adi Hidayat ini sesuai dengan sebuah riwayat di zaman Nabi Muhammad, sehingga tak perlu diragukan kebenarannya.

Dilansir PortalJember.com dari video yang diunggah kanal YouTube Khilafah Islamiyah pada Sabtu, 9 September 2017 menjelaskan tentang hal tersebut.

Seburuk-buruknya seorang muslim, tetap memiliki kewajiban sholat fardhu agar tidak mendapat dosa besar.

Bisa saja melalui sholat yang telah dikerjakan itu, Allah memberikan hidayah sehingga perilakunya bisa berubah.

Ibadah ini merupakan kewajiban umat Islam di seluruh dunia, sehingga bila sengaja ditinggalkan hukumnya dosa besar.

Selain mengerjakan sholat fardhu  seseorang juga sangat dianjurkan menunaikan yang sunnah.

Misalnya seperti dhuha, tahajud, rawatib, dan yang lain. Hal itu bisa menambah pahala yang dimiliki.

Tentu saja pahala tersebut akan sangat bermanfaat ketika seseorang menghadapi hisab di hari pembangkitan kelak.

Pahala sholat sunnah tidak kalah dengan yang wajib, sehingga rugi bila ditinggalkan begitu saja.

Namun, seseorang harus memiliki pengetahuan yang cukup, agar bisa mengerjakan ibadah tersebut.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, Nabi Muhammad sangat ketat mengenai tata cara menunaikan sholat.

Bahkan, Rasul akhir zaman itu meminta umatnya untuk sholat mengikuti cara yang dicontohkannya.

Salah satunya mengenai tahiyat akhir. Ada satu hal yang membuat seseorang harus mengulang karena dianggap batal.

Kata Dai asal Pandeglang, Banten itu seseorang harus batal sholatnya bila membaca tahiyat tanpa diakhiri dengan salam ke kanan.

Hal itu karena salam ke kanan merupakan rukun dan sudah disepakati oleh ulama di seluruh dunia.

"Di sini para ulama menyampaikan, salam ke kanan itu sebagai rukun dari sholat, karena itu sifatnya wajib," tegasnya.

Maka, bila seseorang langsung pergi begitu saja tanpa salam ke kanan wajib mengulanginya lagi. Sementata salam ke kiri itu hukumnya sunnah.

"Jadi kalau misalnya anda sholat tidak salam, langsung pergi begitu saja tidak mengucapkan 'assalamualaikum' maka batal mesti diulang," ungkap Ustadz Adi Hidayat.***

portaljember.pikiran-rakyat

[news.beritaislam.org]

0 Response to " Sholat Batal dan Harus Diulang Kata Ustadz Adi Hidayat, Jika Mengakhiri Sholat dengan Tahiyat Seperti Ini"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini Banner iklan disini