Fantastis! Biaya Umroh 2022 Diprediksi Naik Dua Kali Lipat, Capai Rp 40 Juta Per Jamaah

Jemaah umat Muslim melakukan ibadah umroh secara terbatas dengan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, 22 Oktober 2020. (Ayman Zaid / Shutterstock.com)

Berita
islam
-  Pandemi Covid-19 sudah merubah semua lini kehidupan masyarakat. Tak hanya kebiasaan menjalani kehidupan sehari-hari.

Namun juga berdampak pada sektor perekonomian warga. Salah satunya, biaya umroh yang tarifnya naik secara fantastis.

Bila sebelum pandemi Covid-19, biaya umroh hanya berkisara antara Rp 20 juta sampai Rp 25 juta.

Sekarang, sudah naik dua kali lipat. Yakni berkisar antar Rp 35 juta sampai Rp 40 juta per jamaah.

Hal ini diakui oleh Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (SAPUHI) Syam Resfiadi.

Menurut dia, rencana kenaikan biaya umrah ini dikarenakan adanya kewajiban tes dan karantina.

Biaya yang dbutuhkan sekitar Rp28 juta untuk biaya umrah, test PCR serta karantina di Arab Saudi.

Namun, jika dihitung karantina di Indonesia maka biaya yang dibutuhkan per orang menjadi Rp35-40 juta.

"Rp28 juta itu paket Jeddah to Jeddah, termasuk PCR dan karantina di Saudi. Itu harga terendahnya namun juga harus berkoordinasi dengan pihak maskapai," kata Syam Senin 10 Januari 2022 dikutip BanyuwangiNetwork.com dari pmjnews.com.

Syam mengaku masih belum siap untuk memberangkatkan jamaah umrah dalam waktu dekat ini. Sebab ia mempertimbangkan masa karantina yang terlalu panjang.

Sekarang, pemerintah mensyaratkan kewajiban karantina bagi para calon jamaah selama 7 hari 6 malam di hotel.

Kemudian jika jamaah positif Covid-19 maka akan langsung dipindahkan ke Wisma Atlet untuk menjalani karantina.

banyuwangi.jatimnetwork

[news.beritaislam.org]

0 Response to "Fantastis! Biaya Umroh 2022 Diprediksi Naik Dua Kali Lipat, Capai Rp 40 Juta Per Jamaah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini