Menanggapi Para Pendukung RUU PKS yang Membajak Kasus Viral ini

Menanggapi Para Pendukung RUU PKS yang Membajak Kasus Viral ini


Beritaislam - Lepas dari kasus ini secara spesifik, saya menanggapi para pendukung RUU PKS yg membajak kasus yg viral ini.

Hal yang sulit dibuktikan dalam "kekerasan seksual" ala RUU PKS itu adalah unsur "tanpa kesepakatan korban"...

Bisa saja ada kasus di mana pihak lelaki menekan si wanita utk mengaku bhw mereka melakukannya secara "suka sama suka". 

Atau bagaimana kalau dia ngotot bhw kejadian-kejadian itu berlangsung secara suka sama suka, lantas apa bukti yg mematahkannya? Sekedar pernyataan sebaliknya dari pihak wanita? Apa tuduhan cukup menjadi bukti? Apalagi jika kedua pihak terbukti menjalin hubungan perpacaran.

Bagaimana jika pihak wanita belakangan mengaku-ngaku "diperkosa", padahal pada hari H (dan hari-hari lain) memberikan itu kepada si lelaki dgn kerelaan penuh (mungkin krn di kemudian hari, cinta itu berubah jadi benci, atau karena dia sudah "tak seindah dulu"). Bagaimana membuktikan unsur ketidaksetujuannya?

Jika  "ketimpangan kuasa" menjadi indikasi adanya paksaan dan dapat membenarkan "praduga bersalah" kepada pihak yg lebih kuat, maka secara otomaris pihak lelaki selalu disangka bersalah sampai ia dapat membuktikan hal yg sebaliknya.

Ruwet... ruuuwet.. ruuuwet.

Wis, sing gampang wae.. melu Islam.. Setiap lelaki yg melakukan itu di luar jalur yg benar, maka ia berzina, ia menjadi pelaku kriminal yg harus dikenai had, naudzubillahi min dzalik.

Adapun wanitanya, jika terbukti melakukan itu dengan suka, ia pun kena hukuman had. Namun jika ia ternyata dipaksa, atau ada indikasi dia dipaksa, maka pelaksanaan had itu ditiadakan karena adanya -sekedar- syubhat.
.
So, kasus itu seharusnya mendorong lahirnya aturan larangan zina, khalwat, dan kegiatan mendekati zina lainnya, (naudzubillahi min dzalik), bukan malah mendorong UU yg berimplikasi pembiaran perzinahan yg dilakukan suka sama suka.

Sumber: Ramane Ranu

[news.beritaislam.org]

0 Response to "Menanggapi Para Pendukung RUU PKS yang Membajak Kasus Viral ini"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini Banner iklan disini