π—π—˜π— π—•π—”π—§π—”π—‘ π—šπ—Ÿπ—”π——π—”π—ž π—£π—˜π—₯π—”π—ž π——π—œ π—Ÿπ—¨π— π—”π—π—”π—‘π—š π—¬π—”π—‘π—š π—₯𝗒𝗕𝗒𝗛 π—žπ—”π—₯π—˜π—‘π—” π—§π—˜π—₯π—π—”π—‘π—šπ—”π—‘ π—Ÿπ—”π—›π—”π—₯ π——π—œπ—‘π—šπ—œπ—‘ π—¦π—˜π— π—˜π—₯𝗨, π—₯π—œπ—ͺ𝗔𝗬𝗔𝗧𝗠𝗨 π——π—¨π—Ÿπ—¨ 𝗗𝗔𝗑 π—žπ—œπ—‘π—œ

π—π—˜π— π—•π—”π—§π—”π—‘ π—šπ—Ÿπ—”π——π—”π—ž π—£π—˜π—₯π—”π—ž π——π—œ π—Ÿπ—¨π— π—”π—π—”π—‘π—š


Beritaislam - Jembatan legendaris Gladak Perak merupakan akses vital penghubung Lumajang dan Malang, lokasinya di kawasan Piket Nol, Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Jembatan ini membentang sepanjang 100 meter di atas Sungai Besuk Sat. Sungai ini merupakan jalur lahar dingin gunung Semeru, sifatnya tak terduga, sehari-hari terlihat 'sat' (airnya cuma sedikit) tapi dalam hitungan menit bisa mendadak meluap karena Semeru yang secara mendadak memuntahkan lahar dinginnya.Akibatnya truk-truk pencari pasir di sungai tsb tidak sempat menyelamatkan diri dan terseret arus.

Jembatan legendaris itu kini roboh diterjang lahar dingin, akibatnya akses utama transportasi Lumajang-Malang terputus total 

Saya beberapa kali melintasi jembatan yg terbentang sepanjang 100 m ini saat ada keperluan dinas dan bakti sosial ke Pandanwangi, Lumajang. Jadi dari Malang menuju Lumajang, kita bisa lewat jalur selatan melewati kawasan Malang Selatan yg berbatasan dgn kabupaten Lumajang. Jalur ini yang  sering saya ambil bila bepergian ke Lumajang. Jalannya berliku-liku, melewati hutan2, melintasi perbukitan, menyusuri tebing,  tapi panorama sepanjang perjalanan memanjakan mata kita.
Alternatif lain lewat jalur Utara melalui Pasuruan dan Probolinggo. 

Banyak orang kagum saat melintasi jembatan ini karena jembatannya tinggi dan jalannya lebar disertai panorama alam di sekitarnya yang indah. Beberapa pengendara menyempatkan berhenti sejenak, untuk menikmati pemandangan dari atas jembatan dan mengabadikannya lewat foto atau video.

Dibawah ini ada beberapa foto yg bersumber dari postingan di media online maupun fb/twitter, foto2 saat jembatan tsb masih utuh dan  saat jembatan tsb sdh roboh dan memutus akses trasportasi dari Lumajang menuju Malang dan sebaliknya. Foto2 pasca robohnya jembatan membuat kita sedih. Alam yang tadinya begitu indah dan hijau berubah menjadi berwarna coklat akibat debu vulkanik yg melingkupi wilayah tsb. 

Ada 2 video juga, satu saat jembatan masih utuh dan satu lagi saat jembatan tsb roboh 😒
Satu lagi, ada beberapa tulisan di media online ttg sejarah jembatan tsb. Saya hanya menyalin/merangkumnya dan sedikit mengedit utk menambah pengetahuan kita semua.

------------------

Sejarah jembatan Gladak Perak yang putus akibat erupsi gunung Semeru.

1. Jembatan tsb merupakan jantung transportasi di masa kolonial.

Gladak Perak (nama lain : Piket Nol atau Besuk Kobo'an) memang menjadi jembatan paling penting karena menghubungkan kawasan Lumajang dan Malang. Ini merupakan akses utama dalam lalu lintas Lumajang-Malang.

Dalam prosesnya, pemerintah kolonial Hindia-Belanda membangun jembatan ini dengan maksud untuk memasok logistik makanan dari Lumajang. Pembangunannya berlangsung sekitar tahun 1925-1940.

Kala itu, bahkan hingga sekarang, Lumajang memang menjadi lumbung pangan, paling utama buah-buahan di wilayah Jawa Timur.

Sebelum membangun jembatan Gladak Perak dengan konstruksi besi, pemerintah kolonial Hindia Belanda ternyata sudah membangun jembatan gantung di atas Sungai Besuk Sat, Kecamatan Pronojiwo.

Karena tingkat keamanannya yang kurang baik, maka pemerintah kolonial kala itu menginstruksikan agar dibangun jembatan yang lebih kokoh.

Pada akhirnya, pemerintah kolonial membangun jembatan Gladak Perak yang memiliki lebar 4 meter dan panjang 100 meter tersebut.

2. Ada dua jembatan.

Sebenarnya, jembatan Gladak Perak yang satu ini sudah tak digunakan lagi sebagai akses utama. Jembatan Gladak Perak peninggalan kolonial Belanda hanya digunakan oleh wisatawan untuk spot berfoto.

Satunya lagi, jembatan yang menjadi jalur transportasi utama merupakan hasil dari rekonstruksi pemerintah Indonesia, pembangunannya dimulai sejak 1998 hingga 2001. Jembatan baru itu dibangun di sisi selatan jembatan lama dengan pondasi beton bertulang.

Pemerintah kala itu tak memperbaiki jembatan Gladak Perak yang lama dan memilih membangun jembatan baru di sebelahnya, karena kondisi jembatan lama  dianggap kurang layak.

Memang, jembatan Gladak Perak sempat hancur lebur di masa perang. Bahkan, di masa Agresi Militer Belanda I, yang dilancarkan sejak 21 Juli 1947, jembatan Gladak Perak dihancurkan tentara Zeni Pioner 22 Jatiroto, dari batalion tempur TNI AD untuk menghambat mobilitas pasukan Belanda. Baru pada 1952, jembatan Gladak Perak dibangun kembali dan difungsikan.

Sarat sejarah, jembatan Gladak Perak yg lama (peninggalan kolonial) dijadikan cagar budaya oleh pemerintah. Fungsinya kini hanya untuk wisata saja.

3. Kini roboh : baik jembatan yang lama dan yang baru.

Sayangnya, karena erupsi Gunung Semeru, jembatan2 tersebut roboh. Lava Semeru yang lewat di Sungai Besuk Sat, telah meruntuhkan jembatan tersebut.

Akibatnya, proses evakuasi terhambat karena tak ada akses cepat menuju Lumajang dari Malang. Pasokan bantuan juga harus dikirimkan lewat jalur lain karena kejadian ini.

Semoga penanganan tanggap darurat dan pemulihan bencana Semeru dimudahkan, dilancarkan. Kehidupan dapat kembali pulih dan semua tetap waspada, karena banyak kita memang tinggal di wilayah 'ring of fire'....

Sumber : 
Idntimes, Kompas, Detik


@cak_jib Pernah punya kenangan disuatu massa dulu#gladakperak_lumajang #prayforlumajangπŸ₯Ί #semeru #fypγ‚· ♬ suara asli - Kang Ma'ruf
[news.beritaislam.org]

0 Response to "π—π—˜π— π—•π—”π—§π—”π—‘ π—šπ—Ÿπ—”π——π—”π—ž π—£π—˜π—₯π—”π—ž π——π—œ π—Ÿπ—¨π— π—”π—π—”π—‘π—š π—¬π—”π—‘π—š π—₯𝗒𝗕𝗒𝗛 π—žπ—”π—₯π—˜π—‘π—” π—§π—˜π—₯π—π—”π—‘π—šπ—”π—‘ π—Ÿπ—”π—›π—”π—₯ π——π—œπ—‘π—šπ—œπ—‘ π—¦π—˜π— π—˜π—₯𝗨, π—₯π—œπ—ͺ𝗔𝗬𝗔𝗧𝗠𝗨 π——π—¨π—Ÿπ—¨ 𝗗𝗔𝗑 π—žπ—œπ—‘π—œ "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini