Beredar Cuitan Lama Mahasiswi yang Diduga Bunuh Diri, Singgung Pembakaran Bendera Tauhid, Warganet Do'akan Semoga Amal Baiknya Diterima Allah

Beredar Cuitan Lama Mahasiswi yang Diduga Bunuh Diri, Singgung Pembakaran Bendera Tauhid


Beritaislam - Dua hari ini tengah heboh perihal berita mahasiswi yang diduga bunuh diri di samping makam ayahnya.

Namun banyak warganet yang menyinggung lagi diduga cuitan lama mahasiswi tersebut mengenai pembakaran bendera tauhid yang diunggah pada tahun 2018.

Cuitan lama itu kembali viral kembali dan saat ini sudah di retweet lebih dari 5000 kali.

Dalam cuitanyya mahasiswi tersebut menuliskan :

"Hanya di Indonesia membakar bendera ormas terlarang malah dibilang membakar bendera tauhid. 
Tauhid tak ada bendera. Sebab,al imanu tasydiqu bil qalbi, waiqraru billisan wa'malu bil arkan.Iman itu dipercayai dengan hati, diikrarkan dengan lisan dan diamalkan dengan anggota badan."

"Tidak ada iman dalam bendera. 
Kalau mau merujuk ahli fiqih. Lafat syahadat dihukumi makruh ditulis di bendera karena takut akan diinjak-injak dan pertimbangan lain. Bahkan madzhab malikiyah mengharamkan lafadz syahadat di bendera." lanjutnya.

Beikut adalah cuitan lama tersebut: 




Beberapa balasan warganet :


Semoga jadi pelajaran bagi kita semua, utk kita ambil ibrohnya. tulis akun @ngopipanas

Sosok Polisi Pacar Mahasiswi yang Diduga Bunuh Diri Usai Dipaksa Aborsi

Sosok polisi Randy yang diduga pacar mahasiswa cantik Novia Widyasari Rahayu (23) asal Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto yang nekat bunuh diri di makam ayahnya mulai terungkap.

Informasi yang berhasil didapat lenteramojokerto.com, sosok pria yang diduga pacar pelaku bernama Rendy Bagus berasal dari kecamatan Pandaa, Kabupaten Pasuruan.

Randy diduga seorang oknum polisi angkatan 47, dia diduga menjadi ajudan Kapolres Pasuruan.

“Setau saya, Randy jadi ajudan kapolres pasuruan, Letting 47,” ucapnya teman korban yang tak mau disebutkan namanya.

Sejak kasus ini viral, akun instagram bernama @randybagushs yang diduga milik pacar novi tidak aktif lagi. Bahkan semua postingan foto tersebut lenyap. Sedangkan akun facebook Randy Bagus yang juga diduga milik korban masih terdapat beberapa foto aktivitasnya saat bertugas di kepolisian.

Sebelumnya, dari keterangan salah satu teman Novia yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, aksi bunuh diri yang dilakukan korban bukanlah karena depresi akibat ditinggal ayahnya meninggal, melainkan mendapatkan tekanan hidup yang pelik.

Novia diketahui menjalin hubungan asmara dengan RB yang merupakan seorang polisi dari polres pasuruan.

Singkat cerita, Novia hamil 4 bulan dengan RB. Ia meminta pertanggung jawaban RB atas kehamilannya, namun RB tidak mau bertanggung jawab.

Novia akhirnya meminta pertanggung jawaban kepada orang tua RB. Orang tua RB menyanggupi, korban diajak makan oleh RB beserta keluarganya. Selepas itu, keluarga RB menuju rumah Novia untuk membicarakan kepada orang tua Novia.

Namun sesampai dirumah korban, orang tua RB mengatakan bahwa dirinya tidak menyetujui jika RB dan korban segera menikah.

“Alasannya RB masih punya kakak yang belum menikah, dan juga RB saat ini baru menjadi Polisi,” ucap teman korban.

Setelah dua hari berselang, RB mengirimkan pesan ke korban untuk mengajaknya jalan. Ke esokan harinya korban dijemput RB.

“Saat jalan itu, RB memaksa Novia meminum 4 butir obat. Sore harinya Novia merasa lapar karena sejak dari tadi dirinya tidak makan dan minum. Diwaktu itu Novia merasakan sakit hebat diperutnya,” jelasnya.

Dua hari setelah peristiwa ini, korban sempat drop dan sempat opname di salah satu rumah sakit. Novia juga sempat kritis.

“Beberapa hari masuk RS, RD juga yang nemenin Novia di RS,” ucapnya.

Sepulang dari RS, korban sempat memberanikan diri untuk bercerita ke keluarganya, namun respon dari keluarga sangat tidak memuaskan bagi Novia. Bahkan pamannya memarahi bahkan mengancam akan membunuh Novia.

Novia pun semakin depresi hingga akhirnya dia membeli sianida di salah satu toko online dengan harga Rp 160 ribu dan meminumnya di samping makam ayahnya.

[news.beritaislam.org]

1 Response to "Beredar Cuitan Lama Mahasiswi yang Diduga Bunuh Diri, Singgung Pembakaran Bendera Tauhid, Warganet Do'akan Semoga Amal Baiknya Diterima Allah"

  1. Kasian kau nak 😁😁😁 makanya kalo selagi hidup jgn merendahkan kalimat tauhid .

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini