Ustadz Felix Siauw Ketika Komentari Ketika Komentari Penceramah Riyad Bajrey
Bangkai Jahiliyah
Apa inti dari dakwah? Apa inti dari Al-Qur'an? Apa Inti dari Islam? Bisa jadi banyak sekali jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini, tapi bagi saya hanya satu jawaban
Perubahan, Itu jawabannya. Maka sudah seharusnya tiap da'i memahami, bahwa saat mereka berdakwah menyampaikan Islam, yang diharap adalah perubahan
Karena itulah, dakwah itu mengajak bukan mengejek. Sebab mengajak itu mengaktifkan pikir dan rasa, bukan malah merendahkannya, bukan menyakiti
Anggaplah kita pintar, lengkap dengan dalil, tapi apabila lisan kita sudah dibenci, kehadiran kita sudah membuat mual, maka apapun yang kita sampaikan, pastinya tertolak
Sebab Rasulullah itu menyenangkan, keren, ngangenin. Kehadirannya tak bisa ditolak walaupun kafir Quraisy saat itu membenci apa yang dia dakwahkan
Itulah dakwah kita, kepada siapapun. Baik kepada teman, orangtua, penguasa, siapapun. Kita sampaikan dengan sebaik yang kita mampu, selembut yang kita bisa
Khusus bagi penguasa, tentu banyak dalil bagaimana cara menyampaikan dakwah bagi mereka, dengan penuh kasih, lemah lembut, dan tak ada caci dan hina
Akan tetapi bukan berarti apapun yang dilakukan penguasa pasti betul, bukan berarti ketika terjadi masalah dalam hubungan penguasa dan ummat, pasti ummat yang salah
Apalagi menafikkan niat baik ummat, dan para ulama yang ikhlas yang ada ditengah-tengah mereka dan membimbing mereka, ini pun bukan perkara yang bijak
Sebab ada yang bicara bahwa dakwah itu harus lemah lembut pada penguasa, disaat yang sama mengatai mereka yang jadi korban kekejaman aparat sebagai bangkai jahiliyah
Sementara tabayun dan diskusi yang diajarkan agama, tak pernah dia lakukan pada mereka yang melakukan aksi, dia yang tak tahu, tapi merasa paling tahu
Bagi saya sederhana saja, menjadi seorang Muslim, dan mendakwahkan Al-Qur'an, artinya kita sudah bisa jadi tuan atas lisan, mengubah diri kita jadi lebih baik
Kalaulah mereka yang melakukan nasihat pada penguasa ada yang salah, harusnya dibenahi, bukan dicaci, dimaki dan diragukan ke-Islamannya
Dan sedari tadi saya memeriksa, tiap paragraf itu juga cocok diaplikasikan pada saya yang menulis, astaghfirullah.. [IG Ustadz Felix Siauw]
Baca Juga: Geger, Band Yang Dulu Bareng Riyad Bajrey Nyanyi Lagu PKI Genjer-genjer
--------------------------------------------------
Sebelumnya, ceramah Riyad Bajrey menuai kontroversi lantaran mengatakan bahwa polisi boleh menumpahkan darah bagi pendemo jika tak mau di peringati, bahkan ceramah yang terbaru Bajrey menyebut orang-orang yang meninggal di aksi 22 mei sebagai Bangkai Jahiliyah.
Berikut kami Lampirkan video Ceramah ngawur Ryad Bajrey:
Asik banget nih Gus Bajrey, coba antum ajak collabs Ustadz @derrysulaiman kali aja cocok
.
YouTube: Alex Band - Help The Poor
.
Btw itu Band juga doyan Genjer-genjer ternyata. Akaka
.
Horor banget Gus Bajrey pergaulan di masa jahiliyah konvensionalnya, pantes di masa jahiliyah syariah dia makin parah 🤣🤣🤣
Berikut band yang bareng Bajrey nanyi lagu genjer-genjer khas PKI
[news.beritaislam.org]


Posting Komentar untuk "Ustadz Felix Siauw Ketika Komentari Ketika Komentari Penceramah Riyad Bajrey"