Kapal Penyumbat Terusan Suez Berhasil Mengapung Sebagian, Kompas Enggan Menulis "Allahu Akbar"

Kapal Penyumbat Terusan Suez Berhasil Mengapung Sebagian, Kompas Enggan Menulis "Allahu Akbar"

Berita
islam
- Media kompas enggan menulis kalimat "Allahu Akbar" dalam berita mengapungnya kembali kapal raksasa Ever Given/EVERGREEN yang sudah menyumbat terusan Suez selama beberapa hari akibat badai pasir.

Dalam berita yang dirilis kompas pada 29/03/2021, ditulis menggunakan judul "Massa Berteriak "Tuhan Maha Besar" Saat Kapal yang Sumbat Terusan Suez Mengapung Sebagian"

Hal inipun menjadi pembicaraan warganet. Dalam sebuah akun instagram dikatakan: 

"Dia gak mau nulis Allahu Akbar 😆😆😆😆😅

Negeri Mayoritas muslim, medianya kek gini" tulis akun instagram @ngopipanas. 

Dalam postingan tersebut juga disematkan video keberhasilan para teknisi dan pekerja dalam usaha mengapungkan kembali kapal Ever Given, meski dalam rilis baru mengapung sebagian, para pekerja berteriak dengan ucapan "Allahu Akbar"

Berikut videonya, tap 2 kali untuk play.



Sebelumnya diberitakan Kemacetan di Terusan Suez, Mesir, membuat dunia rugi 400 juta dollar AS (Rp 5,6 triliun) per jam untuk barang yang tertunda menurut perkiraan Lloyd's List.

Kemacetan di Terusan Suez tersebut dipicu oleh kapal kargo berukuran besar, EVERGREEN, yang tersangkut di kanal tersebut.

Kapal tersebut telah tersangkut di salah satu rute perdagangan paling penting di dunia itu sejak Selasa (23/3/201).

Kanal tersebut menyediakan rute pelayaran yang penting yang menghubungkan Eropa ke Asia atau sebaliknya.

Lloyd's List merupakan jurnal berita perkapalan yang berbasis di London, Inggris.

Lloyd's List memperkirakan, nilai barang di dalam kapal kargo yang melewati Terusan Suez rata-rata 9,7 miliar dollar AS (Rp 139 triliun) setiap harinya.

Dari nilai tersebut, sebesar 5,1 miliar dollar AS (Rp 73 triliun) dibawa oleh kapal-kapal dari timur ke barat.

Sedangkan 4,6 miliar dollar AS (Rp 66 triliun) sisanya dibawa oleh kapal-kapal dari barat ke timur.

Lloyd's List menjelaskan lagi, hingga saat ini hampir 300 kapal terpaksa terhalang pelayarannya untuk melewati kanal tersebut.

Kemacetan di Terusan Suez juga belum rampung diatasi dan kemungkinan butuh waktu berpekan-pekan untuk membebaskan Ever Given.

[news.beritaislam.org]

Posting Komentar untuk "Kapal Penyumbat Terusan Suez Berhasil Mengapung Sebagian, Kompas Enggan Menulis "Allahu Akbar""

Banner iklan disini