Rocky Gerung Beri Nilai Jokowi A Minus, "A Untuk Kebohongan", "Minus Untuk Kejujuran", Pendukung Jokowi Mencak-mencak

rocky gerung irma suryani

Berita
islam
- Masa pemerintahan presiden Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya KH Ma’ruf Amin kini sudah berjalan satu tahun.

Seperti diketahui, pasangan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 yakni Jokowi-Ma'ruf Amin dilantik pada 20 Oktober 2019.

Jokowi-Ma'ruf mengucap sumpah untuk menunaikan kewajibannya pada Sidang Paripurna MPR yang digelar di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta pusat.

Dalam kurun waktu satu tahun atau 12 bulan ini bisa dikatakan bukan menjadi hal yang mudah bagi masa pemerintahan keduanya.

Terlebih dengan adanya pandemi Covid-19 membuat kondisi ekonomi Indonesia mengalami kesulitan yang luar biasa.

Dalam kesempatan yang dimiliki Rocky Gerung di acara Mata Najwa, dia mencoba memberikan penilaiannya terhadap kinerja satu tahun masa pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

Acara Mata Najwa yang juga diunggah di kanal YouTube Najwa Shihab pada Kamis, 22 Oktober 2020 mengundang berbagai narasumber untuk membahas setahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Saat ditanya oleh Najwa Shihab mengenai nilai atau skor yang bisa diberikan pada satu tahun masa pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, Rocky Gerung pun menjawab ‘A minus’.

“Skornya? Huruf aja deh, A minus,” ujar Rocky Gerung.

Najwa pun kembali bertanya untuk mencoba memaksa Rocky Gerung untuk menjelaslkan lagi apa maksud dari skor yang dia berikan itu.

“A minus itu, A buat kebohongan, minus untuk kejujuran. Karena kan publik sekarang berupaya untuk memahami logic dari govement ini, yaitu menitipkan harapan tapi tiba-tiba dibatalkan oleh dua caption di koran kompas kemarin,” pungkas seorang filsuf itu.

“Kepuasan hilang, padahal bulan Agustus saya masih baca SMRC bikin polling kepuasannya 60 persen, sekarang di bawah 50 persen, itu artinya ini tahun pertama lho tapi udah hilang.

“(Jika diibaratkan) itu sama seperti malam pertama pasangannya udah ngga percaya dan malah mestinya perkawinannya bubar,” sambungnya.

Lebih lanjut, pria berusia 61 tahun itu mengatakan bahwa masih adanya kepercayaan masyarakat terhadap Jokowi-Ma’ruf, tetapi itu hanya sebagai situasi psikologis publik untuk menghindari kerusuhan.

“Tetapi Sociological Fact  mengatakan bahwa polling di bawah 50 persen itu kita mau maki-maki atau puji dalam artian kalau di Eropa perdana menterinya udah turun,” paparnya.

Irma Suryani Chaniago, yang turut dihadirkan secara virtual dalam Mata Najwa, juga mendapat cemoohan langsung dari Rocky Gerung.

Saat itu Irma memperingatkan Rocky Gerung dan Feri Amsari supaya tak menyebut Jokowi represif karena menurut dia, dibandingkan dengan zaman Soeharto, posisi Rocky Gerung dan Feri Amsari masih aman.

"Begini Nana, kalau di zaman Soeharto, orang seperti Rocky ini sudah hilang. Orang seperti Feri sudah hilang, udah enggak ada itu. Sudah dimarjinalkan seperti orang berdua ini," tukas Irma.

Namun saat diminta menanggapi ucapan Irma, Rocky Gerung justru melontarkan ucapan satire.

"Saya menanggapi pikiran, bukan bunyian-bunyian. Itu tadi kan suara aja, pikirannya kan gak ada, apa yang mau ditanggapi?" jawabnya.

[news.beritaislam.org]

Posting Komentar untuk "Rocky Gerung Beri Nilai Jokowi A Minus, "A Untuk Kebohongan", "Minus Untuk Kejujuran", Pendukung Jokowi Mencak-mencak"

Banner iklan disini