Alasan Nenek Samakan Istri dan Anak Ahok Dengan Monyet: Saya Sudah Tidak Sehat Lagi

Alasan Nenek Samakan Istri dan Anak Ahok Dengan Monyet: Saya Sudah Tidak Sehat Lagi

Beritaislam - Nenek berusia 67 tahun, KS, tak menyangka ia bakal berurusan dengan polisi lantaran kasus pencemaran baik terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Melalui media sosial, KS menyamakan istri dan anak Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) itu dengan monyet.

Lalu, apa alasan KS sampai melontarkan hinaan kepada mantan Gubernur DKI Jakarta itu?

“Memang saya telah melakukan suatu kekhilafan yang didasarkan oleh emosi,” tuturnya.

KS menyatakan, dirinya merasa iba dengan mantan istri Ahok, Veronica Tan.

“Karena saya merasa bahwa saya adalah sesama wanita yang juga pernah mengalami hal-hal seperti yang dialami Ibu Vero,” ujarnya.

Dia juga mengaku bahwa perbutannya itu dilakukan atas inisiatif sendiri.

Bahkan, dirinya sama sekali tak menyangkap perbuatannya itu bakal dibawa ke ranah pidana.

“Ini murni hanya berdasarkan nalar dan nurani kaum wanita,” sambungnya.

Karena itu, KS menyampaikan permintaan maaf kepada Ahok atas hinaan yang dibuatnya.

Dia juga mengaku sangat menyesali perbuatannya.

“Tentu saya menyesal setelah saya tahu begini. Saya betul-betul minta maaf kepada Bapak BTP,” katanya.

KS kini hanya bisa berharap agar bisa dimediasi agar kasusnya tak berlanjut.

“Sekiranya ada jalan untuk mediasi melalui pengacaranya, saya mohon diberikan kesempatan itu,” ujar KS.

KS kemudian menceritakan kondisi kesehatannya yang kini sudah mulai menurun lantaran sudah sakit-sakitan.

“Saya sudah tidak sehat lagi pada seumur ini,” ucap dia.

Dia juga yakin tak akan bisa kuat menjalani hukuman dengan penyakit yang dideritanya itu.

“Jika saya harus menjalankan hukuman seperti itu saya kira saya tidak akan sanggup bertahan lama karena saya mempunyai penyakit-penyakit kronis,” tandas KS.

Untuk diketahui, melalui pengacaranya Ahmad Ramzy, Ahok melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya atas kasus pencemaran nama baik.

Laporan tersebut teregister dengan nomor polisi LP/2885/V/YAN 25/2020/SPKT PMJ/Tanggal: 17 Mei 2020.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan soal laporan mantan Gubernur DKI itu.

“Iya ada laporan. Sudah diamankan dua orang (pelaku pencemaran kepada Ahok),” kata Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/7).

Yusri menyebut kedua pelaku ditangkap di dua daerah berbeda. Salah satu pelaku diamankan di daerah Bali, dan satu pelaku lainnya diamankan di Medan, Sumatera Utara.

Adapun bentuk pencemaran nama baik yang dilakukan para pelaku yakni menghina ibu dan keluarga Ahok.

“Bentuk pencemaran dilakukan di dalam akun ya menyinggung Ahok, ibunya dan keluarganya ya. Ini masih kita dalami,” tutur Yusri.

Sementara, Ahmad Ramzy menjelaskan, penghinaan tersebut berupa makian hewan kepada istri dan anak Ahok.

Makian ini dibuat pelaku dalam bentuk tulisan dan gambar.

“Membandingkan binatang (kera) dengan istrinya dan anaknya, ada kalimat dan gambar. Jadi pencemaran nama baik seperti itu,” kata Ramzy saat dihubungi, Kamis (30/7).

[news.beritaislam.org]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini