Soal Revisi UU KPK, Ernest Prakasa Sangat Kecewa dengan Jokowi

Soal Revisi UU KPK, Ernest Prakasa Sangat Kecewa dengan Jokowi

Beritaislam -  Topik mengenai revisi UU KPK tengah jadi perbincangan. Ada usulan dari Dewan Perwakilan Rakyat untuk mengubah beberapa poin di undang-undang KPK.

Kabar ini juga sampai ke komika Ernest Prakasa. Ada yang pro, meski Ernest masuk dalam kubu kontra bagi pemerintah untuk memuluskan rencana revisi tersebut.

Saat dihubungi detikcom, Ernest tak bisa memberikan tanggapannya secara langsung karena tengah sibuk syuting. Ia pun mengaku sudah berbicara panjang soal hal tersebut di Twitter, Ernest pun lantas bersedia pendapatnya dikutip.

Presiden Jokowi sendiri telah memberi arahan soal usulan revisi UU KPK. Menanggapi itu, Ernest tak dapat menutupi kekecewaannya.

Berbarengan dengan kabar duka meninggalnya BJ Habibie, Rabu (11/9) lalu, dirinya menanggapi kabar Jokowi memberi jalan UU KPK direvisi yang ditulis sebuah media siber.

"Saya kecewa. Amat, sangat, kecewa. #SaveKPK," ujar Ernest dalam kicauannya.

Jokowi diketahui memberi arahan kepada Kemenhukam untuk membahas Rencana Undang-Undang Perubahan UU KPK. Meski kecewa, Ernest punya harapan pemerintah mengetok palu UU KPK direvisi tak akan terwujud.

"Memang, revisinya belum tuntas. Kita liat aja nanti finalnya gimana. Tapi menurut gw, harusnya ditolak aja sekalian," tutur Ernest.

Beberapa belas jam yang lalu, Ernest pun tak ragu memberi ucapan terima kasih kepada Jokowi.

"Terimakasih Pak @jokowi, karna telah menyongsong periode kedua dengan langkah yang mengecewakan. Saya jadi belajar untuk tidak berharap banyak. Karna kata Koh Afuk di Cek Toko Sebelah, kalo kita berharap banyak, maka harus siap kecewa banyak," kicaunya.

"Apa saya kecewa? Iya. Apakah saya putus asa? Tidak juga. Melihat rekam jejak Pak Jokowi di periode pertama, harapan saya belum sepenuhnya pupus. Let's see." [dh]

[news.beritaislam.org]

1 Response to "Soal Revisi UU KPK, Ernest Prakasa Sangat Kecewa dengan Jokowi"

  1. Aku kagum sama panji pragiwaksono dlm stand up a , tapi masalah politik dia mengatakan tdak menyesal dukung jokowi , dan itu bagi mereka yg tidak tahu politik. Sekarang bpjs naik , perpanjang sim tidak bisa jika nunggak bpjs. Subsidi di cabut . Berarti kami belum mengerti politik memang.

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel