KPK Manfaatkan Laporan Rizal Ramli Soal Korupsi Impor Bawang Putih?


Beritaislam -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap sebelas orang yang diduga terlibat dalam kasus suap dan/atau korupsi impor bawang putih.
Salah seorang dari yang ditangkap itu adalah Anggota Komisi VI DPR RI Nyoman Dhamantra.

Dhamantra dicokok di sekitar Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, di hari yang sama dengan pembukaan Kongres V PDIP, Kamis (8/8).

Patut diduga, penangkapan jaringan impor bawang putih ini diawali oleh laporan yang disampaikan ekonom senior DR. Rizal Ramli beberapa waktu lalu.

Bulan Oktober 2018, Rizal melaporkan dugaan korupsi bernilai besar dalam impor pangan, termasuk bawang putih, ke KPK.

“Impor pangan ini sangat merugikan bangsa kita terutama petani, konsumen dan ada dugaan tindak pidana korupsi. Oleh karena itulah kami akan melaporkan kepada KPK, memberikan bahan-bahan untuk KPK melakukan tindakan lebih lanjut,” ujar Rizal saat menyerahkan laporan itu.

Menurutnya, nilai kerugian dari kasus ini berpuluh kali lipat ketimbang kasus korupsi impor daging sapi yang pernah menjerat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq.

Juga jauh lebih besar dari nilai kasus impor gula yang menjerat mantan Ketua DPD RI Irman Gusman.

Apakah benar, operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan sejak Rabu malam (7/8) sampai Kamis siang (8/8) tadi adalah bagian dari penelusuran yang dilakukan KPK atas laporan yang disampaikan Rizal Ramli?

Sejauh ini belum ada keterangan mengenai soal ini. [rm]

[news.beritaislam.org]

1 Response to "KPK Manfaatkan Laporan Rizal Ramli Soal Korupsi Impor Bawang Putih?"

  1. harusnya yang mengeluarka kuota impor yaitu menteri perdagangan jg ditangkap sm KPK, karena merekalah yg memperjualbelikan lisensi kuota impor pangan (bawang putih pd para importir nakal dengan berkongkalikong sDPR.m anggota

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel