KOMPAS TV Kena Hajar Warganet. Tayangkan Pengelolaan Sampah Jakarta, Tapi Pakai Video Sampah Bekasi
Beritaislam - KOMPAS TV menayangkan soal penanganan sampah antara DKI Jakarta dibandingkan dengan Surabaya. Anies VS Risma.
Soal sampah ini awalnya diramaikan oleh anggota Fraksi Nasdem DPRD DKI yang bertemu Risma. Lalu di sosial media diramaikan oleh pendukung Ahok-Jokowi untuk menyerang Gubernur Anies.
Salah satu bahan yang dipakai untuk menyerang Anies adalah sebuah video sungai penuh sampah. Padahal itu video sampah di Kali Bahagia Bekasi, Jawa Barat. Bukan DKI bong!
KOMPAS TV turut meramaikan persoalan sampah ini, dengan menggunakan video sampah Bekasi.
Sontak KompasTV ini langsung kena hajar!
"Udah pada goblog beneran nih @KompasTV. Nyinyirin Jakarta pakai ilustrasi kali di Bekasi. Pada makan duit dari mana sih orang-orang ini? Segitu maunya menggadaikan integritas dan nama yg udah dibangun," ujar @awemany.
"Ini video sampah di Kali Bahagia, Bekasi, Jawa Barat. Kalau gol bunuh diri ini dilakukan akun-akun buzzer kita sih masih maklum ya, tapi ini sekelas @KompasTV loh, apa enggak malu dengan taglinenya: independen - terpercaya ?" kata akun twitter @SuaraAnies.
Udah pada goblog beneran nih @KompasTV. Nyinyirin Jakarta pakai ilustrasi kali di Bekasi. Pada makan duit dari mana sih orang" ini? Segitu maunya menggadaikan integritas dan nama yg udah dibangun. pic.twitter.com/EzYfCcjnEc— Bitte langsam, Awe! (@awemany) August 1, 2019
Kalau gol bunuh diri ini dilakukan akun-akun buzzer #gabener kita sih masih maklum ya, tapi ini sekelas @KompasTV loh, apa enggak malu dengan taglinenya: independen - terpercaya ?— IG: suaraanies (@SuaraAnies) August 1, 2019
[news.beritaislam.org]#Foto Petugas gabungan dan masyarakat membersihkan sampah yang menghampar di Kali Bahagia, Kabupaten Bakasi, Jabar. Alat berat dikerahkan untuk membersihkan sampah. Seperti apa prosesnya? #sampah #KaliBahagia #Bekasi https://t.co/6zpSC3c6JD— detikcom (@detikcom) August 1, 2019


Posting Komentar untuk "KOMPAS TV Kena Hajar Warganet. Tayangkan Pengelolaan Sampah Jakarta, Tapi Pakai Video Sampah Bekasi"