Hadits Nabi Terkait Himbauan Sholat yang Ada Kata "Kafirnya" pun Dipermasalahkan







Beritaislam - Akun twitter @eko_kuntadhi mempermasalahkan tulisan hadits Nabi SAW terkait himbauan sholat di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

"Mau mengimbau orang sholat, ya imbau aja. Gunakan kalimat baik dan mengajak. Gak usah bawa-bawa soal kafir segala. Apalagi ditampilkan di ruang publik. Bandara Husein Sastranegara, Badung," kicau @eko_kuntadhi (10/8/2019).

@eko_kuntadhi mengunggah foto dimana terpampang terjemahan salah satu hadits Nabi terkait himbauan sholat.

Hadits terkait sholat yang dipermasalahkan itu adalah hadits berikut ini:

( العَهْدُ الَّذِي بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ الصَّلاَةُ ، فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ )

Dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Perjanjian yang mengikat antara kita dan mereka (orang kafir) adalah shalat, maka siapa saja yang meninggalkan shalat, sungguh ia telah kafir.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, An-Nasa’i, Ibnu Majah)

Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.

Selengkapnya terkait hadits ini: https://rumaysho.com/16843-ingat-meninggalkan-shalat-itu-kafir.html

Cuitan tersebut mendapatkan protes dari netizen muslim:

"Si @eko_kuntadhi ini entah dia muslim atau bukan.
Yang jelas kicaunnya telah menimbulkan rekasi luas
Umat Islam.
"Togog. Maksud lu itu Hadist gak baik? Agama itu bukan sesuai selera lu bong," komen @dusrimulya menanggapi.

"Hadist itu perkataan, perbuatan, ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad yang dijadikan landasan syariat Islam. Klo kira kamu tdk paham, lbh baik diam. Spy negeri ini adem, ga byk twit2 TOLOL & BODOH spt ini. Ingat, kamu menghina hadist berarti menghina Rasulullah!" ujar @BumantoroA.

"Pelan2 kaum Islamophobia ini makin kurang ajar. Kalau dibiarin lama2 umat Islam bicara agamanya dianggep kriminal," kata alumni Al-Azhar @hasmi_bakhtiar.

[news.beritaislam.org]
Banner iklan disini

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hadits Nabi Terkait Himbauan Sholat yang Ada Kata "Kafirnya" pun Dipermasalahkan"

Post a Comment