Eks Komisioner KPU: Kubu 01 Tidak Percaya Diri Walau Menang Pemilu, Makanya Butuh Rekonsiliasi Untuk Mendapat Legitimasi


Beritaislam -  Dosen politik UI sekaligus mantan komisioner KPU periode 2002-2007 Chusnul Mar'iyah di acara ILC tvOne Selasa (9/7/2019) kemarin menyinggung soal rekonsiliasi pasca Pilpres.

Rekonsiliasi yang diinginkan dan didorong-dorong oleh kubu 01 justru menunjukkan bahwa walaupun mereka menang tapi merasa masih kurang legitimasi sehingga butuh rekonsiliasi.

"Fungsi minimal pemilu adalah membentuk pemerintahan. Jadi tidak perlulah bingung, kalau sudah dimenangkan oleh MK, dimenangkan oleh KPU, percaya dirilah. Kenapa mesti maksa-maksa 02 untuk bertemu? Gak perlu. Didalam sistem politik, anda menang bentuk pemerintahan, yang tidak menang anda menjadi oposisi."

"PERSOALANNYA TIDAK PERCAYA DIRI KARENA MASIH MENGINGINKAN MENDAPATKAN LEGITIMASI."

"LEGITIMASINYA DIPEROLEH KALAU CAPRES 02 KETEMU CAPRES 01 LALU DI-BLOW-UP OLEH MEDIA."


[Video]


Lihat postingan ini di Instagram

IG: @fuadbakh #fuadbakh . JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Pengamat politik Chusnul Mar'iyah menyindir sikap politisi yang terus mengggiring rekonsiliasi Jokowi-Prabowo sebagai bentuk sikap tidak percaya diri. Dikatakan dia, bila sudah diputuskan dan dimenangkan oleh MK, diputuskan dan dimenangkan oleh KPU, harusnya percaya diri untuk membentuk pemerintahan. ''Jadi tidak perlulah bingung, kenapa harus ngocok-ngocokin 02 untuk bertemu, gak perlu...percaya dirilah...,'' ungkap Ilmuan Politik Universitas Indonesia itu saat menjadi salah satu pembicara pada Indonesia Lawyers Club (ILC) yang ditayangkan TVOne, Selasa (8/7/2019) malam tadi. . karena itulah, Chusnul menawarkan, rekonsiliasi antara kubu pro Jokowi-Prabowo bisa dilakukan dalam bentuk kebijakan. ''Rekonsiliasi itu harusnya dalam bentuk kebijakan, itu yang perlu direkonsiliasi. Bagaimana sumber daya alam kita, bagaimana mensejahterakan rakyat, membuka lapangan pekerjaan. Apa yang harus direkonsiliasi lainnya, pro asing aseng atau pro tenaga kerja dalam negeri,'' kata dia. . Sebagai perempuan, sambung Chusnul, dirinya sering sekali bicara TKW di luar negeri. Lantas untuk apa harus impor tenaga kerja asing , hingga untuk OB pun kita harus impor? Pada kesempatan itu, Chusnul juga mengingatkan para politisi agar jangan menjadikan agama sebagai kambing hitam dalam melihat persoalan politik. ''Agama itu identitas yang melekat dan hak azasi manusia, tak apa, Jadikan agama sebagai kekuatan dalam membangun bangsa kita. Di amerika, juga ada pendukung protestan, katolik, itu biasa saja, itu hak yang melekat,'' kata dia. ''Kekuatan agama itu harus dijadikan kekuatan membangun bangsa. Dia akan mempengaruhi moral, akhlak, etika berpolitik, itu yang penting sekali, karena itu saya sering ingatkan praktisi politik untuk dekat-dekatlah pada rumah ibadah, rumah ibadah apapun, karena dari sanalah isi praktik-praktik moral dalam berpolitik itu sesendiri''
Sebuah kiriman dibagikan oleh fuadbakh (@fuadbakh) pada

[news.beritaislam.org]

0 Response to "Eks Komisioner KPU: Kubu 01 Tidak Percaya Diri Walau Menang Pemilu, Makanya Butuh Rekonsiliasi Untuk Mendapat Legitimasi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini