Dirut Krakatau Steel Balas Ucapan Politikus Nasdem Yang Sebut "Jangan Jadi Bayi Disuapi Terus"
Beritaislam - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem, Johnny G Plate menyebut PT Krakatau Steel sebaiknya jangan bertingkah seperti bayi yang terus minta disuapi.
Direkterur Utama (Dirut) Krakatau Steel Silmy Karim memberikan tanggapan terkait pernyataan Johnny G Plate itu.
Balasan Silmy Karim langsung disambut tepuk tangan penonton dan narasumber lain.
Peristiwa tersebut terjadi saat Silmy Karim dan Johnny G Plate hadir sebagai narasumber di acara Indonesia Business Forum, TV One, pada Rabu (10/7/2019).
Mulanya Johnny G Plate menegaskan Krakatau Steel harus diselamatkan.
"Krakatau Steel harus diselamatkan," ucap Johnny G Plate dikutip TribunJakarta.com dari YouTube TV One, pada Kamis (11/7/2019).
Krakatau Steel diketahui tengah mengalami kerugian selama enam tahun berturut-turut.
Dalam paparan publik (public expose) yang dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/1/2019), hingga kuartal III-2018, kerugian yang harus ditanggung Krakatau Steel masih sebesar 37 juta dollar AS.
Johnny G Plate kemudian membeberkan pandangannya terkait cara menyelamatkan Krakatau Steel dari keterpurukan.
"Bagaimana cara menyelamatkannya? ini harus dilihat dari dua sisi," kata Johnny G Plate.
"Dari sisi pemerintah harus dilihat juga regulasinya yang tidak menganggu juga jalanya pembangunan di negara yang besar,"
"Tetapi harus dimulai dari dalam institusi mikro, dimana sih efisiensinya tidak efisiensinya?" imbuhnya.
Johnny G Plate mengatakan menyelamatkan Krakatau Steel tak cuma hanya mesti dilakukan pemerintah, namun juga oleh perusahaan itu sendiri.
Ia menyarakan Krakatau Steel untuk mentata hutang perusahaan mereka.
"Kalau soal utang ya ditata utangnya," ucap Johnny G Plate.
Johnny G Plate lantas meminta Krakatau Steel untuk tidak menjadi bayi yang terus disuapi.
"Tapi kalau untuk menyelamatkan Krakatau Steel kita setuju dengan itu, tapi jangan jadi bayi yang terus dikasih dot," ujar Johnny G Plate.
Ia kemudian membeberkan hal apa saja yang sudah dilakukan pemerintah demi membantu Krakatau Steel.
Johnny G Plate mengatakan negara sudah memberikan suntikan modal kepada Krakatau Steel.
"Kita baru saja memberikan modal negara membantu Krakatau Steel dalam equitynya," jelas Johnny G Plate.
"Sudah digunakan, tapi setelah equity diberikan secara terus menerus juga tidak membantu ini bahaya sekali," tambahnya.
Silmy Karim mengatakan saat ia bergabung dengan Krakatau Steel sekitar delapan bulan yang lalu, perusahaan tersebut tengah mengalami masalah diberbagi bidang mulai dari solvabilitas hingga rentabilitas.
Ia menjelaskan Krakatau Steel kesulitan untuk memenuhi kewajibannya dan menghasilkan laba dalam periode yang telah ditentukan.
"Dari sisi solvabilitas rentabilitas semua itu memang ketika saya masuk dalam keadaan berat semua," jelas Silmy Karim.
Silmy Karim menegaskan kondisi tersebut menyebabkan Krakatau Steel membutuhkan pertolongan.
Namun hal itu menyebabkan Krakatau Steel kerap disebut sebagai bayi yang terus minta disuapi seperti pernyataan Johnny G Plate.
"Sehingga memang perlu ada pertolongan," kata Silmy Karim.
"Nanti kita minta pertolongan dibilang bayi berjenggot, sudah berjenggot masih minta disusui," tambahnya.
Sebutan-sebutan tak mengenakan hati itu, diterima dengan lapang dada oleh Silmy Karim.
Pernyataan Silmy Karim sontak disambut tepuk tangan dan narasumber yang hadir di acara tersebut.
"Itu istilah yang nyata untuk Krakatau Steel yang harus saya hadapi," tegas Silmy Karim.
"Tapi sebenarnya kita semua masih punya PR agar kembali normal," tambahnya.
Tak cuma itu Silmy Karim juga membantah kabar yang menyebut Krakatau Steel melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran.
"Saya tidak melakukan PHK, tidak memperpanjang perusahan-perusahan yang melaksanakan kerja sama dengan Krakatau Steel dalam menyediakan jasa," kata Silmy Karim.
"Karena saya mau memaksimalkan tenaga-tenaga organik," imbunya.
SIMAK VIDEONYA:
[news.beritaislam.org]


Posting Komentar untuk "Dirut Krakatau Steel Balas Ucapan Politikus Nasdem Yang Sebut "Jangan Jadi Bayi Disuapi Terus""