Pengamat: Mengapa Sultan HB X Tolak Jokowi tapi Terima Prabowo?







Beritaislam - Sebelum menghadiri Kampanye Akbar yang digelar di Stadion Kridosono, Kota Yogyakarta (04/08) capres nomor urut 02 Prabowo Subianto diterima Sri Sultan HB X di Kompleks Kepatihan. Pertemuan yang berlangsung tertutup itu berlangsung sekitar 45 menit.

"Kita sowan. Kita meminta izin karena saya datang ke wilayah beliau. Sudah sepantasnya kita sowan kepada pemimpin daerah," kata Prabowo kepada media usai bertemu Raja Kasultanan Yogyakarta itu. “Kami mendapat kehormatan diterima oleh Sri Sultan HB X, beliau memberi waktu. Ini kunjungan kehormatan," sambung Prabowo.

Suasana itu berbeda dengan kunjungan Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo ke Keraton Yogyakarta pada Sabtu 23 Maret 2019. Jokowi yang juga didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tidak memberikan keterangan apapaun kepada media, usai bertemu Sri Sultan HB X. Demikian juga Megawati maupun Hasto, setelah mengadakan pertemuan tertutup selama dua jam, keduanya juga tidak memberikan keterangan pers.

Pakar komunikasi UIN Syarief Hidayatullah, Edy Effendi, menyimpulkan bahwa dari dua pertemuan  berbeda tersebut, Sri Sultan HB X menolak Jokowi, tetapi menerima Prabowo. Edy pun meminta netizen untuk merenungkan mengapa Sri Sultan HB X lebih memilih Prabowo ketimbang Jokowi.

“Kenapa Sri Sultan HB X menolak Jokowi tapi menerim Prabowo? Monggo direnungkan dalam-dalam,” tulis Edy di akun Twitter @Nadiku18 meretweet tulisan bertajuk “Temui Sri Sultan HB X di Kepatihan, Prabowo: Kita Sowan”.

"Beginilah Tata Krama, Unggah Ungguh Calon Pemimpin RI.
Prabowo meminta izin dl dg sowan kpd Pemimpin Daerah Sri Sultan Hameng Kubuwono ke X sblm melaksanakan kampanye Akbar di Jogja.
Beda kan bray Tata kramanya dg yg onoh itu..??", tulis akun @BangPino_

"Sampe sini harusnya lu udah paham, Mau masuk kerumah orang permisi dulu, sowan..
Bukan teriak teriak "Saya akan lawan" kayak orang lapar!!", tulis @rabbani_firdauz.



Sebelumnya capres 01 Jokowi berpidato di Stadion Kridosono Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019), ia menyatakan akan melawan pihak-pihak yang memfitnah dan menghujatnya.

"Sudah empat setengah tahun saya difitnah, dijelek-jelekkan, dihujat, dihina, saya diam, tetapi hari ini di Yogya, saya akan lawan, ingat, sekali lagi, saya akan lawan," ucap Jokowi dengan suara tinggi yang disambut kata "lawan" dari ribuan warga Yogyakarta yang telah mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam bingkai "Alumni Jogja Satukan Indonesia".

Malamnya Jokowi bersama Megawati berkunjung ke Keraton Yogyakarta menemui Sri Sultan Hamengku Buwono X. Setelah mengadakan pertemuan tertutup kurang lebih dua jam, elite PDIP keluar dari Keraton. Namun di antara mereka tidak ada yang memberikan keterangan apapun kepada wartawan yang sudah menunggu di luar Keraton. (glr)




[news.beritaislam.org]
Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: