Ketum PSI Sebut Jokowi Presiden Indonesia Terbaik Sepanjang Sejarah







Beritaislam - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie mengharapkan sebuah keberanian dari pemilik hak suara di pemilu 2019. Keberanian yang ia maksud itu adalah berani dalam mendukung dan memilih PSI untuk lolos ke parlemen.

“Yang kita butuhkan pada 17 April adalah keberanian. Keberanian dari kita, 194 juta rakyat Indonesia untuk mendukung sebuah ide baru bernama PSI. Rumah baru bagi kaum nasionalis-moderat yaang ingin melihat Indonesia yang jaya,” ujar Grace di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/4) malam.

Lebih jauh, Grace mengandaikan keberanian pemilih untuk mencoblos PSI sama halnya dengan keberanian masyarakat memilih Jokowi sebagai pemimpin di Surakarta, Jakarta, dan Presiden Indonesia. Sekaligus, sebanding maknanya dengan memilih gagasan segar dalam politik.

“Kita butuh keberanian. Keberanian sebagaimana yang pernah ditunjukkan oleh masyarakat Solo pada Pilkada 2005, heroisme warga Jakarta di Pilkada 2012, dan keberanian rakyat Indonesia pada Pemilihan Presiden 2014,” katanya.

Menurut Grace, keberanian itulah yang mendorong seseorang mengambil keputusan mendukung ide baru, mengabaikan berbagai fitnah. Keberanian mendukung gagasan segar dalam politik bernama Jokowi.

Ia lantas mengatakan, jika dulu masyarakat Surakarta, Jakarta, dan Indonesia tidak memilih Jokowi, maka Presiden Indonesia terbaik sepanjang sejarah tidak akan pernah terlahir.

“Bayangkan, kalau dulu rakyat Solo, Jakarta, dan Indonesia tidak memberi kesempatan kepada Pak Jokowi, mungkin kita tidak akan pernah menyaksikan lahirnya presiden terbaik Indonesia sepanjang sejarah Indonesia,” pungkasnya.

Festival 11 PSI di Jakarta ini diikuti oleh lebih dari seribu kader dan simpatisan PSI. Kesempatan ini juga dipakai oleh PSI untuk meluncurkan Aplikasi Solidaritas. Aplikasi pengawasan kinerja anggota parlemen secara daring.[jp]

[news.beritaislam.org]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: