Jokowi Unggul QC, Tapi Jagat Twitter Lebih Ramai Prabowo Menang







Beritaislam -  Proses hitung cepat (quick count) Pemilihan Presiden 2019 sudah berlangsung sejak pukul 15.00 WIB. Di laman VIVA, bekerja sama dengan empat lembaga yang menayangkan proses penghitungan suara tersebut, di antaranya Media Survei Nasional, Lembaga Survei Kedai Kopi, Indikator, dan Poltracking.

Hasil sementara, total suara yang masuk belum merangkak jauh dari 50 persen, dan terlihat Jokowi-Ma'ruf unggul dibanding Prabowo. Hingga berita ini diturunkan, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu 55,92 persen dan Prabowo-Sandi 44.08 persen.

Sebagaimana lazimnya setiap peristiwa turut dikawal oleh media sosial Twitter, Pemilu yang berlangsung pada Rabu, 17 April 2019 ini juga diramaikan oleh cuitan warganet. Tagar seputar kedua kandidat capres pun ikut menggema. Untuk Prabowo #TheVictoryofPrabowo, dan Jokowi #JokoWinElection.

Namun menariknya, meski menurut hasil hitung cepat Jokowi lebih unggul – setidaknya hingga saat ini statusnya masih sementara - namun tagar Prabowo justru jauh lebih ramai. #TheVictoryOfPrabowo telah dicuitkan sebanyak 266 ribu, sedangkan #JokoWinElection 151 ribu.



Tampaknya hal ini juga turut diamati oleh Haikal Hassan Baras, sebagai influencer dari pihak kubu 02. Ia berkomentar dalam cuitan Twitternya:

"Jagad twitter diramaikan dg photo perolehan suara di berbagai daerah dg kemenangan prabowo. Sementara hampir semua quick count memenangkan Jokowi. Kemana rakyat harus percaya? Ada apa dg Indonesia ini? Siapa yg bisa jawab? Segera TNI-polri bicara di Televisi Nasional. Please..."
Cuitan Haikal itu sontak direspons oleh beberapa warganet. Di antaranya menunjukkan ekspresi sedih namun pasrah dengan rahasia Tuhan. "Menggenang air mata saya, apa sebenarnya rahasia Allah," tweet salah seorang warganet.


Hingga saat ini proses penghitungan suara terus berlanjut dan tagar #JokoWinElection masih belum menyusul #TheVictoryOfPrabowo.[viva]

[news.beritaislam.org]
Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: