Hoax Foto Ketua Panswaslu Malaysia Yaza Azzahra Pendukung 02, Berikut Klarifikasinya







Beritaislam - Setelah kecurangan surat suara tercoblos capres 01 di Malaysia terbongkar, yang salah satu sosok yang membongkar adalah Ketua Panwaslu RI di Malaysia Yaza Azzahra, terjadi HOAX dan FITNAH bahwa Ketua Panwaslu RI di Malaysia Yaza Azzahra adalah pendukung 02 Prabowo-Sandi.

Pembuat HOAX FITNAH ini mencomot foto emak-emak pendukung 02 di Malaysia, melingkari salah satunya yang berjilbab berkacamata, kemudian menyebut sosok itu adalah Ketua Panwaslu RI di Malaysia Yaza Azzahra.

Foto ini kemudian disebar di media sosial dan jadi viral serta dijadikan kubu 01 untuk membantah kasus surat suara tercoblos capres 01 di Malaysia.

Bahkan ada media online yang menyebar HOAX ini, salah satunya media online tribunsantri.com. Setelah tercyduk HOAX postingannya sekarang sudah dihapus (link: https://www.tribunsantri.com/2019/04/keterangannya-di-tvone-janggal-foto-panwaslu-malaysia-yaza-azzahra-berpose-dua-jari-bersama-relawan-02-viral.html)

Padahal itu adalah foto dari Idawati Murdaningrum.

Melalui akun facebooknya, bu Idawati Murdaningrum menyampaikan bantahan dan klarifikasinya sebagai berikut:

Assalamu'alaikum Wr Wb,

Berkaitan dengan berita yang dikeluarkan oleh Tribunsantri.com berjudul "Keterangannya di TVOne Janggal, Foto Panwaslu Malaysia Yaza Azzahra Berpose Dua Jari Bersama Relawan 02 Viral" yang viral pagi ini..

Saya ingin menyampaikan klarifikasi:

Foto yang dilingkari pada foto Relawan 02 adalah saya. Idawati Murdaningrum. Bukan foto ibu Yaza Azzahra. Adalah benar saya Relawan 02. Saya adalah Anggota Satgas Prasasti Malaysia. Saya dan Ibu Yaza adalah 2 orang yang berbeda. Jadi dengan nyata, tribunsantri telah menyebarkan berita yang tidak benar alias HOAX!

Dan saya menyatakan keberatan foto saya dg lingkaran dicantumkan di berita tersebut. Oleh karena itu saya meminta tribunsantri.com untuk segera mengkoreksi kesalahan ini, menyampaikan permohonan maaf kepada saya dan pihak-pihak lain yang dirugikan. Koreksi dan permohonan maaf itu harus dimuat di tribunsantri.com dan media lain.

Apabila Tribunsantri.com gagal menunjukkan i'tikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini, maka saya akan mengambil langkah-langkah hukum.

Demikian klarifikasi dan pernyataan ini saya buat dengan sebenar2nya. Terimakasih.

Wassalamu'alaikum Wr Wb.






[news.beritaislam.org]
Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: