Relawan Jokowi Sebut Warga Merauke Padati Kampanye Prabowo Cuma Incar Nasi Bungkus


Beritaislam -  Ketua Timur Indonesia Bersatu, relawan pendukung Jokowi-Ma'ruf, Andreas Papua menuding kedatangan capres 02 Prabowo Subianto di Merauke, sebetulnya tidak diterima baik. Menurutnya, warga hadir ke kampanye Prabowo karena mengincar nasi bungkus.


"Saya ketua umum Jong Papua Indonesia ternyata yang datang kemaren itu tidak sampai seribu orang. Dan rata-rata anak muda dan mereka hanya mengambil nasi bungkusnya," ujarnya dalam deklarasi dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (26/3).

Menurut Andreas, Jokowi telah sangat memberikan perhatian kepada masyarakat Papua, khususnya di Merauke. Contohnya, Jokowi berhasil menurunkan harga pangan.

"Harga yang saat ini di Merauke, dulunya nasi lalapan itu 50 ribu sekarang 20 ribu, itu realita. Jadi apa yang disampaikan kemarin oleh 02 kemarin kami lawan nanti, kami tolak dan itu tidak benar," ucapnya.

Sementara itu, Andreas menampik suara Jokowi turun di wilayah timur Indonesia sebagaimana dicatat survei Litbang Kompas. Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf turun sekitar 11 persen dari Oktober 2018 ke Maret 2019. Dia tidak percaya dengan survei Litbang Kompas tersebut.

"Saya pikir, saya tidak percaya dengan survei yang dilakukan. Saya tidak tahu pakai survei apa saya terima kasih atas survei itu. Itu menjadi motivasi kami untuk merangkul," ujarnya.

Andreas percaya suara Papua dan Maluku bisa mencapai 80 persen. Dia mengaku kelompok relawan Jokowi akan menjaga suara di sana.

"Kendalanya di Papua dan Maluku itu dijangkau dengan jalan laut dan udara. Tetapi Timur Indonesia Bersatu, setelah kegiatan ini kami tetap akan melakukan komunikasi dan menjaga suara Jokowi di daerah kami masing-masing," tandasnya. [mdk]

Apakah pernyataan tersebut nggak kebalik?

Simak video di twitter,  pendukung jokowi berebut NasBung


Ketahuan kan! mana pendukung asli dan mana yang dukung karna nasi bungkus wkwk.

[news.beritaislam.org]
Banner iklan disini