Seribu Eksemplar Tabloid 'Indonesia Barokah' Banjiri Banten
Beritaislam - Bawaslu Banten memperkirakan ada 1000 eksemplar tabloid 'Indonesia Barokah' di Kota Serang dan Kabupaten Serang. Tabloid ini mulai disebar ke pesantren dan masjid pada Rabu (23/1) kemarin melalui PT Pos Indonesia.
Komisioner Bawaslu Banten Bidang Pengawasan Nuryati Solapari mengatakan saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Pos untuk menghentikan pengiriman. Pagi tadi saja, katanya ada 10 paket yang isinya 1000 eksemplar yang belum dikirim untuk ke Kecamatan Cikande, Kopo, Padarincang dan beberapa wilayah lain di Serang
"Mengintruksikan kepada seluruh Bawaslu di kabupaten dan kota untuk segera berkoordinasi di wilayah masing-masing terkait penyebaran tabloid tersebut," kata Nuryati kepada wartawan di Serang, Kamis (24/1/2019).
Tapi, memang sudah ada pengiriman yang terlanjut tersebar ke beberapa wilayah. Sisanya, ia minta tabloid tetap ditahan.
Selain tindakan preventif, pihaknya sedang merumuskan bersama Gakkumdu tentang langkah berikutya.
"Kami terus melakukan koordinasi dengan Bawaslu RI yang sedang melakukan kajian terhadap permasalahan ini,".
Tabloid ini di Kota Serang dikirim aktivis dan peserta alumni Aksi 212. Salah satunya ke pengasuh Ponpes Al Islam Enting Abdul Karim. Ia memandang bahwa penyebaran tabloid ini sebagai strategi pemenangan salah satu calon presiden. Ia membantah bahwa Aksi 212 adalah sebuah gerakan politik.
"Emang iya, rata-rata ke peserta aksi 212. Saya melihat ada pendiskreditan penggagas dan peserta 212. Baik itu yang aksi pertama maupun yang reuni," kata Enting yang juga penasihat PA 212 Banten kepada wartawan.
Selain di Pesantren Al Islam, tabloid tersebar di Pesantren Darussalam Pipitan, Pesantren Al Mubarok dan Pesantren Al Bantani milik Kiai Sodikin.
Sumber: Detikcom
[news.beritaislam.org]

