Dikasih Data Malah Ngelunjak, Mereka Benar-benar "Dungu Berjama'ah"



Beritaislam - Menurut relawan Jokowi Immanuel Ebenezer, kasus bencana tsunami seperti di Banten sangat tidak bisa diprediksi, dan ia meminta agar Fadli Zon tak perlu sinis.

"Kasus bencana tsunami di Banten itu tidak bisa diprediksi, artinya gini, Bung Fadli Zon ini mempunyai persepsi, berubah untuk jadi lebih baiklah, sinisme ini bahaya. Bung Fadli Zon ini politisi, apapun yang disampaikan Bung Fadli Zon akan diterima masyarakat," kata Immanuel Ebenezer.


Mendengar hal tersebut Fadli Zon pun membalas komentar relawan Jokowi Immanuel Ebenezer, menurutnya, dia tidak menunjukkan sinisme, ia mengklaim hanya menyampaikan data.

"Saya bukan sinisme, saya hanya sampaikan data kok, bantah saja, silahkan bantah data saya, misalkan data anggaran yang dipotong," kata Fadli Zon.

Tak mau kalah, Immanuel Ebenezer pun balik bertanya pada Fadli Zon, menurutnya, tak ada sama sekali anggaran untuk BNPB yang dipotong.

"Saya bantah itu, yang mana yang dipotong, mana tunjukin? Itu data kapan, yang mana, Anda jangan ngawur, Anda jangan menyebarkan hoaks, kebiasaan Anda adalah menyebarkan hoaks," kata Immanuel Ebenezer.

Mendengar Immanuel Ebenezer menyebut Fadli Zon sebagai penyebar hoaks, host Menuju Istana TvOne, Indiarto Priadi, pen meminta agar tudingan Immanuel tersebut dihentikan.

"Maaf, Anda tidak boleh menyerang pribadi, sudah cukup, cukup," kata Indiarto Priadi.

Komentar netizen:

Dikasih data malah ngamuk 😆🤣 Anehnya udah salam malah dikasih tepuk tangan pula 🤣 .
.
Dungu sih dungu... Tapi kok bisa berjama'ah gitu dungunya ya ampun 🤣




[news.beritaislam.org]

Posting Komentar untuk "Dikasih Data Malah Ngelunjak, Mereka Benar-benar "Dungu Berjama'ah""

Banner iklan disini