Teruntuk Tuan Guru Bajang, Tetaplah disamping Jokowi

Teruntuk Tuan Guru Bajang, Tetaplah disamping Jokowi

Beritaislam.org - TGB Tetaplah disamping Jokowi. 
oleh: Rizqi Awal 

Ketua Lingkar Alumni Dakwah Kampus Indonesia Bangkit.

Tuan Guru Bajang, semoga teks ini sampai ke beliau. Semoga saja, keputusannya mendukung Pak Jokowi benar-benar dari nuraninya, nurani yang bersih, nurani yang penuh keikhlasan, nurani yang ditunjukkan ke jalan yang lurus.

TGB, tetaplah disamping pak Jokowi. Jadilah imam sholatnya, sehingga pak de Jokowi akan mengerti di mana letak kesalahannya dalam sholat. Berikanlah pelatihan tahsinul Quran, sehingga menyebut hal-hal berkaitan dengan Al-Quran tak pernah salah. Kalau menunggu teman-teman dari Salafi, terlampau lama nampaknya, karena mereka tak kunjung bertemu empat mata menceramahi langsung Pak Jokowi.

Saat pak Jokowi mengumpulkan para jajaran menterinya di sidang kabinet, dampingilah. sembari engkau sanggah hal-hal yang bertentangan dengan Quran dan Sunnah. Bila perlu, ingat-ingat kembali pesan-pesan ulama Al-Azhar, juga pesan-pesan alim ulama terkait keharusan seorang muslim kembali kepada Quran dan Sunnah.

Kanda TGB, jangan pisah dari Pak Jokowi, pepet terus. Meskipun bisa jadi tak mendapat kedudukan, toh sebenarnya tujuan kita di dunia ini adalah dakwah, menyampaikan amar maruf nahi munkar.

Minta ke Pak Jokowi beserta jajarannya, untuk senantiasa mengingat Allah SWT, mengingat kematian yang dekat,dan diingatkan tentang perjumpaan kepada Nabi SAW.

Ingatkan pak Jokowi, kepada hadits ini, Dari Abu Sa’id radhiyallahu ‘anhu ia berkata, Rasulullah saw bersabda:

“Sesungguhnya manusia yang paling dicintai oleh Allah pada hari kiamat dan paling dekat kedudukannya di sisi Allah adalah seorang pemimpin yang adil. Sedangkan orang yang paling dibenci oleh Allah dan paling jauh kedudukannya dari Allah adalah seorang pemimpin yang zalim.” (HR. Tirmidzi).

Bila tak mampu, serukanlah, "Pak Jokowi, bila tak mampu memimpin secara islam, monggo pilihlah pemimpin dan aturan yang islami untuk negeri ini."

[news.beritaislam.org]
Banner iklan disini