Prof Suteki: Apa Hukum Memakan Daging Babi Menurut Pancasila?






Prof Suteki: Apa Hukum Memakan Daging Babi Menurut Pancasila?

Beritaislam.org - NILAI ISLAM DAN PANCASILA

Oleh : Prof. Suteki, Sh, Mhum, Dr

Saya sempat ditanya soal nilai Islam apa yg blm ada dlm Pancasila? Saya jawab: Apa hukumnya daging babi menurut Pancasila? Mumet!
Teman fb,
Ternyata banyak yang gagal paham dengan status saya di atas. Tapi ya wajarlah.

Jawaban saya itu sebenarnya memang benar sebagai sebuah sindiran bahwa Pancasila tidak mungkin bisa dan mampu mewadahi seluruh nilai-nilai dalam Islam apalagi hukum Islamnya.

Mengapa begitu?

Karena memang Pancasila di desain sebagai NORMA MORAL SOSIAL bukan sekaligus sebagai NORMA MORAL INDIVIDUAL.

Nilai-nilai Islam tentu tidak semua dapat terakomodasi ke dalam Pancasila mengingat Islam jauh lebih luas dari Pancasila.

Mengapa?

Ya karena Pancasila dibuat bersumber pada nilai-nilai Islam khususnya untuk kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara saja. Intinya agama itu lebih luas dari Pancasila. Baik terkait dengan nilai maupun hukumnya.

Saya tahu soal qiyam..eh maaf maksud saya qimah itu beda dengan syariah.

Tetapi syariah itu pasti bersumber pada qiyam atau qimah, baik itu qiyam MADIYAH, INSANIYAH, KHULUQIYAH maupun RUHIYAH.

Maka ketika kita tanya nilai ruhiyah misalnya, bisakah Pancasila ini menjawab pertanyaan apa hukumnya daging babi? Halal? Apa haram? Apa sumber nilai ruhiyahnya? Adakah? Jadi dalam hal ini Pancasila tidak memuat nilai ruhiyah Islam.

Benar memang sila 1 Ketuhanan Yang Maha Esa. Namun ada pertanyaan selanjutnya, yaitu: nilai dan norma Tuhan yg mana yg mau dijadikan sandaran utk menetapkan hukum tentang daging babi ini?

[news.beritaislam.org]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: