Pedas! Kue Ulang Tahun ke 52 untuk Ahok Berbentuk Miniatur Hasil Kerja, Fahri Hamzah Berkomentar Keras



Beritaislam.org - Momen ulang tahun mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ditanggapi oleh Fahri Hamzah. Fahri Hamzah menanggapi soal ulang tahun Ahok lewat akun Twitternya. 29 Juni kemarin, Ahok berulang tahun yang ke 52.

Banyak warganet yang memposting ucapan selamat berikut dengan foto dan video. Satu diantaranya ialah akun Renny Kirana yang membagimkan video kenanangan ketika Ahok mendapat kejutan di hari ulang tahunnya. Bila dilihat dari video, Ahok keluar dari ruangan mengenakan kemeja putih lengan panjang dipadu celana panjang hitam.

Di video, banyak orang yang bertepuk tangan sembari menyanyi. Malah ada juga sejumlah orang yang mengenakan topeng wajah Ahok. Ahok yang terkejut, lantas melontarkan senyum lebarnya.
Di kue ulang tahun yang ada di meja, terpasang lilin angka 43.

Pak Ahooookkk I love u full...
Surprise utk bpk AHOK hr ini di MAKO BRIMOB..HBD pak kami selalu mencintaimu dan menunggumu kembali...
Happiness always my Hero..... — senang sekali
Begitu tulisnya dalam keterangan di grup Teman Jokowi Ahok.


Ahok (Facebook)

Fahri Hamzah mengomentari postingan akun lain yang sudah disadur oleh salah satu media mainstream. "Megahnya Kue ulang Tahun Ahok Dihiasi Seluruh Hasil Kinerjanya untuk Jakarta"
Kira-kira begitu judul dalam beritanya.

Di foto yang tersebar, kue yang dimaksud memiliki ukurang cukup tinggi. Kue terdiri dari dummy berisi semua hasil kerjanya untuk kota Jakarta. Ada miniatur Simpang Susun Semanggi, Balai Kota, RPTRA Kalijodo, Rumah Susun, lengkap dengan figur Ahok mengenakan batik yang berdiri tegap.


Soal ini Fahri menulis kalimat agar drama soal Ahok segera dihentikan.
Menurutnya dalam cuitan, Ahok mestinya tidak ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua. Fahri menuliskan, bahwa Mako Brimob bukan lembaga permasyarakatan (LP) seperti layaknya Sukamiskin, Cipinang atau Nusa Kambangan.

"Drama Ahok segeralah dihentikan...
ybs harus diperlakukan sama di depan hukum...Sukamiskin, Cipinang atau Nusa Kambangan....mako Bri-mob bukan LP...."


(tribunnews)

[news.beritaislam.org]
Banner iklan disini