Wasekjen MUI Bandingkan Penyorak Anies Dengan Pemuda Pengkartu Kuning Jokowi
Beritaislam.org - Wasekjen MUI KH. Tengku Zulkarnain yang aktif di sosial media membandingkan penyorak Anies Sandi di Istana Kepresidenan Bogor dengan pemuna mahasiswa UI pengkartu kuning Jokowi.
Melalui cuitannya beliau menulis:
"Adul:"Kemarin Ada Gubernur Disoraki di Istana Presiden. Dan, Dibiarkan Pula. Kenapa Penyoraknya Tdk Dikeluarkan, Ran?"
Giran:"Ah, Itu Kan Proses Demokrasi, Dul. Layak Dibiarkan Saja"
Adul:"Tapi yg Nyemprit Presiden Pakai Kartu Kuning, Kenapa Langsung DIKELUARKAN, Ran?
Giran:Mboh"
Adul:"Kemarin Ada Gubernur Disoraki di Istana Presiden. Dan, Dibiarkan Pula. Kenapa Penyoraknya Tdk Dikeluarkan, Ran?"— tengkuzulkarnain (@ustadtengkuzul) 16 Juni 2018
Giran:"Ah, Itu Kan Proses Demokrasi, Dul. Layak Dibiarkan Saja"
Adul:"Tapi yg Nyemprit Presiden Pakai Kartu Kuning, Kenapa Langsung DIKELUARKAN, Ran?
Giran:Mboh
Sebelumnya beliau juga menuliskan cuitan:
"Andaikan Saya Jadi Pejabat, maka Orang yg Menyoraki Pejabat yg Jadi Tamu Saya, Pasti Akan Saya Keluarkan dari Rumah Dinas Saya.
Bagi Saya Itu Prilaku KAMPUNGAN yg Membuat Malu.
Kalau Dibiarkan Berkali2, pd Even yg Berbeda Pula,Bisa Saja Masyarakat Anggap Mrk Saya Pelihara,Bukan?"
Andaikan Saya Jadi Pejabat, maka Orang yg Menyoraki Pejabat yg Jadi Tamu Saya, Pasti Akan Saya Keluarkan dari Rumah Dinas Saya.— tengkuzulkarnain (@ustadtengkuzul) 16 Juni 2018
Bagi Saya Itu Prilaku KAMPUNGAN yg Membuat Malu.
Kalau Dibiarkan Berkali2, pd Even yg Berbeda Pula,Bisa Saja Masyarakat Anggap Mrk Saya Pelihara,Bukan?
Prilaku Manusia yg Mengaku Pendukung Presiden, Tapi Menyoraki Pejabat Negara, Menunjukkan Watak KAMPUNGAN yang Hanya Mempermalukan Bapak Presiden Saja.— tengkuzulkarnain (@ustadtengkuzul) 16 Juni 2018
Jika pak @jokowi Tdk Menegur Kejadian yg Memalukan yg Berulang Itu, Seperti Menunjukkan Beliau SETUJU dgn Prilaku KAMPUNGAN Itu.
Sebelumnya diberitakan Pemuda BEM Universitas Indonesia Zaadit Taqwa memberikan Kartu Kuning kepada Presiden Jokowi saat Kunjungan ke UI. Zaadit Taqwa saat itu kemudian langsung diusir dan dikeluarkan oleh Paspampres.Sudah 3 Kali Anies, Sang Gubernur DKI yg Menang Telak di Pilkada Kemarin, Dipermalukan dan Disoraki.— tengkuzulkarnain (@ustadtengkuzul) 16 Juni 2018
Pertama, Pada Acara Perkawinan Anak Presiden di Acara Resmi.
Kedua, di Kanisius.
Ketiga, Acara Resmi Open House Presiden di Gedung Negara, Istana Bogor.
Ciri2 Akan Jadi Presiden?
[news.beritaislam.org]

