Pesan Untuk Para Pejuang "Mengambil Pelajaran Dari Kecoa"

Beritaislam.org - TITIK MASTATHO'TUM
Mengambil pelajaran dari kecoa,
Sering kita jumpai, ketika seekor kecoa mati, posisinya selalu terbaring keatas, tahukah alasannya mengapa demikian ?
Seekor kecoa ketika terjatuh/tergelincir posisi badannya akan terbaring, dengan posisi itu ia tidak akan bisa berjalan dan tidak akan bisa melanjutkan kehidupannya.
Namun, ketika ia berada di posisi itu, kaki mungilnya tak pernah berhenti bergerak dan terus berusaha utk membalikkan badannya, sesekali ia diam, lalu melanjutkan kembali perjuangannya. .
Dia terengah-engah dengan usahanya, ia gunakan seluruh kemampuan yang ia miliki untuk terus berjuang.
Terlihat sia-sia memang, namun yang dilakukan kecoa itu hanyalah semata-mata berjuang untuk kehidupannya. Dia lebih baik mati dengan perjuangan, daripada mati dengan kesia-siaan, ia tidak pernah tau apakah perjuangan itu akan berhasil atau tidak, ia tak pernah menghiraukan gerak kakinya yang mulai melemah dan tanpa daya, saat itu, ia hanya berharap Allah akan segera menolongnya, ia hanya berharap bisa melanjutkan kehidupannya, melanjutkan perjalanannya, dan melanjutkan perjuangannya, sampai pada akhirnya Allah-lah yang akan menghentikan perjuangannya itu.
Ketika kita merasa perjuangan di jalan dakwah ini berada dalam kesulitan yang teramat, jangan pernah hentikan langkah juang yang telah kita tapaki. ketika kita masih bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi dakwah ini, maka lakukanlah, sekecil apapun itu.
Allah tidak menyandingkan sebuah perjuangan dengan sebuah kesia-siaan.
Yang ada hanya pahala terbaik disisi-Nya.
Untuk para pejuang dakwah,
Terkadang tentangan dakwah ini membuat kita lelah, lemah dan merasa tak memiliki harapan.
Namun saat kita menyerah dan memilih utk berhenti melangkah, justru itulah awal dari gagalnya perjuangan mu.
Setiap kesulitan di jalan dakwah, adalah
tantangan yang akan menjadikan kita
layak menjadi seorang pemenang. Kita selalu memiliki pilihan, dihina dan
terhinakan karena diam sia-sia tanpa
berjuang, atau dihina tetapi terus berjuang agar tidak hina di hadapan Allah. .
Mana yang akan kalian pilih ???
dakwah_adventure
[news.beritaislam.org]
