Innalillahi... Lagi, Dokter Inong Ungkap Buku Pendidikan Ajari Anak-anak Tentang LGBT

Innalillahi... Lagi, Dokter Inong Ungkap Buku Pendidikan Ajari Anak-anak Tentang LGBT

Beritaislam.org - Setelah tadi malam tampil di ILC, video Dokter Inong kembali viral di laman twitter.

Kali ini video tersebut sepertinya terjadi di dalam sidang MK. Dalam kesempatan tersebut dokter Inong menjelaskan dengan membawakan buku pelajaran tentang S*eks berwarna kuning.

Menurutnya buku tersebut sudah beredar sejak 2014 bahkan ada yang 7 tahun yang lalu, 209 kata Dokter Inong.

Tak hanya itu, buku tersebut bahkan sudah disahkan oleh Departemen Pendidikan dan Departemen Kesehatan.

Buku tersebut adalah buku pendidikan s*eks remaja. beliau membacakan isinya, "Fakta menunjukkan bahwa kini idntitas jender tidak hanya sebatas perempuan dan laki-laki lho..

Boleh memilih dengan siapa kita tertarik secara seksual, fisik sepiritual, apakah kamu hitero, biseks, homo atau aseks.

Innalillah, silahkan tonton videonya berikut ini yang sudah diunggah oleh akun twitter @prstyoadi
 11 jam jam yang lalu saat tulisan ini dimuat:



Seperti diketahui tadi malam (19/12/2017), Dokter Inong sempat tampi di ILC, beliau menceritakan,

Suatu kali dokter Dewi Inong Irana pernah menangani seorang pasien. Pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki. Berasal dari desa yang ke kota. Dari keluarga kurang mampu.

Dokter Inong bertanya, "Anda sudah berhubungan seks dengan perempuan?"
Pemuda tersebut menjawab, "Pacar saya empat dokter. Satu perempuan tiga laki-laki!"

"Itu pasien terbaru. Kasus yang lain banyak," kata Inong di hadapan kamera.

Inong melanjutkan ceritanya. Pemuda pasien tersebut berkata, "Saya dengan yang perempuan, tidak saya apa-apakan. Karena itu lebih berbahaya," ungkap pemuda itu.

Alasannya? "Saya mencari yang aman saja," ungkapnya. seperti dkutip dari tarbiyah.net oleh beritaislam.org

Dokter Inong menyimpulkan bahwa saat ini  pandangan beberapa anak muda penyuka sesama jenis menilai hubungan seks LGBT lebih aman.

"Rata-rata orang awam bahwa yang aman itu LGBT.  Padahal kenyataannya adalah, penularan tertinggi dan tergampang untuk terkena HIV Aids," terang Dokter.

[news.beritaislam.org]
Banner iklan disini