Habib Rizieq Dikukuhkan Jadi Imam Besar Ummat, Pemuda Muhammadiyah Punya Pandangan


Foto: setkab.go.id

Beritaislam.org - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menilai, pengukuhan Habib Rizieq Shihab menjadi Imam Besar Umat oleh Alumni 212, tidak perlu diperdebatkan secara berlebihan.

"Saya kira sah saja secara subjektif siapa saja bisa mengklaim mengangkat Imam Besar umat Indonesia. Silakan saja, karena Imam itu adalah posisi yang sangat terhormat dan diikuti, akhlaknya elok dan patut di teladani, secara subyektif saudara-saudara saya yang berkumpul itu mengangkat Habib Rizieq ya silakan tidak perlu diperdebatkan, namun warga Muhammadiyah tentu Imam-nya ya Pak KH Haedar Nashir, itu subjektif kami," katanya kepada Okezone, Minggu (3/12/2017).

Menurut Dahnil, pengukuhan Habib Rizieq maupun KH. Haedar Nashir sebagai Imam Umat Indonesia, namun tentu itu subjektifitas jamaah FPI dan warga Muhammadiyah.

"Jadi, bagi saya ya digembirakan saja, silakan siapa saja boleh dan bisa membuat klaim macam-macam, asal tetap menghadirkan akhlak yang tinggi dan tidak merusak citra umat Islam dan Indonesia secara keseluruhan," tutupnya.

Diketahui, Habib Rizieq Shihab dikukuhkan sebagai Imam besar umat di Indonesia. Pengukuhan tersebut disepakati dalam acara kongres alumni 212 yang dilaksanakan di Wisma PHI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada 30 November sampai 1 Desember 2017.

Sebagaimana, dalam kongres selama dua hari sebelum dilaksanakannya reuni akbar alumni 212 pada hari ini, tercetus sebuah maklumat yang berisikan keputusan untuk menetapkan dan mengukuhkan Habib Rizieq Shihab sebagai imam besar umat di Indonesia.

Sekadar informasi, Habib Rizieq sendiri tengah tersandung beberapa kasus di kepolisian. Kasus-kasus tersebut yakni terkait dugaan chat mesum dengan Firza Husein, dugaan penodaan simbol negara yang dilaporkan oleh Sukmawati Soekarno Putri.

Pasca diterpa dan ditetapkan tersangka atas beberapa kasus tersebut, Habib Rizieq pun seolah 'hilang'. Ternyata, Habib Rizieq saat ini sedang berada di Makkah dan hingga kini belum juga pulang ke Indonesia.(okezonecom)

[news.beritaislam.org]
Banner iklan disini