VIDEO: Reaksi Jokowi saat Wartawan Bilang Kepala Setya Novanto Benjol Sebesar Bakpao Bikin Ketawa Geli Netter






Foto: istimewa

Beritaislam.org - Kabar mengenai kecelakaan Ketua DPR Setya Novanto rupanya sampai juga ke Presiden Joko Widodo (Jokowi),

Presiden Jokowi meminta tersangka dalam kasus korupsi proyek pengadaan KTP elektronik Setya Novanto untuk mengikuti proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Seperti yang dilansir dari Sriwijaya Post, saat ditanyai jurnalis di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jumat (17/11/2017) tentang pesannya kepada Ketua DPR RI itu, Presiden sempat tersenyum geli.

Ekspresi itu ditampilkan Jokowi saat seorang jurnalis mengungkit pernyataan pengacara Setnov tentang kondisi kliennya yang mengalami benjol di kepala sebesar bakpao.

Bahkan, video itu juga tersebar di dunia maya.

Tepatnya, seperti sebuah video yang diunggah oleh akun Twitter @MurtadhaOne.

Namun, Jokowi langsung memberikan tanggapannya.

"Saya minta Pak Setya Novanto mengikuti proses hukum," katanya.

Seperti dikutip dari Kompas.com, Jokowi meyakinkan Ketua DPR RI sekaligus Ketua Umum Partai Golkar tersebut bahwa proses hukum di Indonesia berasaskan keadilan.

"Saya yakin proses hukum yang ada di negara ini berjalan dengan baik," ujar Jokowi.

Saat ini, Setya Novanto sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan. Novanto dirawat setelah mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan pada Kamis (16/11/2017) malam.

Pengacara Novanto, Fredrich Yunadi menuturkan, kecelakaan terjadi tak jauh dari rumah sakit tersebut.

Ia menjelaskan, saat itu Novanto terburu-buru menuju ke studio salah satu stasiun televisi swasta untuk menjalani siaran langsung.

Setelah melangsungkan siaran langsung, Novanto berencana mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi untuk memberikan keterangan.

Pada malam yang sama, KPK menetapkan Setya Novanto masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dengan kata lain, Novanto berstatus buron alias orang yang sedang dicari atas pengusutan suatu perkara pidana.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan kembali Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP pada Jumat (10/11/2017). Novanto lolos dari status tersangka dalam penetapan sebelumnya setelah memenangi gugatan praperadilan terhadap KPK.

Novanto sempat menghilang saat penyidik KPK berupaya menjemput paksa.

Upaya penjemputan dilakukan KPK setelah Novanto selalu mangkir dari pemeriksaan.

Pada Rabu (15/11/2017), Novanto mangkir dari pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus korupsi e-KTP. Novanto juga tak pernah memenuhi panggilan saat akan diperiksa sebagai saksi untuk kasus yang sama.

Bermacam alasan diungkapkan pihak Novanto untuk menghindari pemeriksaan, mulai dari sakit hingga memerlukan izin Presiden.

Terakhir, Novanto beralasan tak hadir karena sedang mengajukan uji materi terhadap Undang-Undang KPK.

Penyidik KPK pada Rabu malam mendatangi kediaman Novanto di Jalan Wijaya XIII, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Setelah tak bisa menjemput paksa Novanto yang menghilang, penyidik membawa sejumlah barang dari tempat tersebut.

Sementara itu, terkait reaksi Jokowi tersebut, netizen pun ramai-ramai menanggapinya.

Bahkan, di antara mereka ada yang memasang emoji tertawa terbahak-bahak atas reaksi Jokowi.

@BadjaNuswantara,"Saking saktinya Setnov. Dengar benjol segede bakpao... Presiden tidak berani tertawa..... ujian presiden terberat jaman now. (emoji tertawa)"

@lifiamawarlika,"papih jokowi pen ngakak itu sebenernya, tapi gaenak,"

tribunnews


Banner iklan disini
loading...
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top