Benarkah Apa Yang Dikatakan Ustadz Alfian Tanjung, Kini Benar Terbukti, LBH Markas PKI??







Beritaislam - Markas PKI di Jakarta Itu Adalah LBH Jakarta, Kata Alfian Tanjung.

Beritasatu April 2017 
Link: http://www.beritaasatu.com/19303/17/04/2016/markas-pki-jakarta-adalah-lbh-jakarta-kata-alfian-tanjung.html

Ketua Taruna Muslim Ustadz Alfian Tanjung menyebut markas Partai Komunis Indonesia (PKI) di Jakarta itu adalah LBH Jakarta.

“Markas PKI di Jakarta adalah LBH Jakarta, itu catat Alfian Tanjung yang ngomong,” tegas Alfian saat jumpa pers ”Tolak Simposium PKI di Hotel Aryaduta 18-21 April 2016” yang digagas Front Pancasila di Graha 66 Jakarta, Sabtu (16/4/2016).

Tolak Simposium PKIPasalnya, kata Alfian, acara tempat wisata loka karya korban 1965 telah digagalkan oleh pihaknya dan selanjutnya berpindah ke LBH Jakarta. Alfian pun menunjukkan dokumen AD/ART milik korban 1965 yang merupakan hasil kongres terakhir.

“Kita tidak bisa membantah AD/ART komunis baru mereka. Ini adalah titik starting bahwa ada gerakan PKI. Dan AD/ART ini merupakan hasil kongres mereka terakhir,” bebernya.

Ditempat yang sama, Ketua Front Pancasila Shidki Wahab menyatakan pihaknya bersama-sama berkumpul untuk mencari solusi menghadapi langkah-langkah yang dilakukan para komunis yang ingin menghapus TAP MPRS XXV tahun 1965. Pihaknya pun juga menyepakati bakal menggagalkan simposium tersebut

“Ini jelas ada manipulasi kenapa yang diundang 90 persen dari kalangan mereka saja. Harusnya fifty-fifty, separuh dari kita dan separuh dari mereka. Jadi bisa tahu uneg-uneg nya. Kami lebih tidak ingin lagi jika mereka diberikan kompensasi. Permintaan maaf saja kita keberatan apalagi kompensasi,” tukasnya.

Kantor YLBHI Dikepung Massa

ROl: http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/17/09/18/owfpfm438-kantor-ylbhi-dikepung-massa

JAKARTA -- Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati mengakui kantornya sedang dikepung massa. Aksi menuntut YLBHI tidak melindungi orang-orang yang dianggap mereka PKI ini dilakukan sejak Ahad (17/9) pukul 22.00 WIB.

"Sebagian massa berorasi dan menggoyang-goyangkan pagar. Meskipun sudah lewat pukul 23.30 WIB, aksi tidak dibubarkan," kata Asfinawati, Senin (18/9).

Asfinawari menuturkan, tidak tahu jumlah pastinya karena massa terus berubah. Ia memperkirakan saat ini yang masih ada di lokasi kurang lebih sekitar 50 orang dengan memakai emblem LBS. Mereka mengepung kantor YLBHI.

Polisi, kata Asfinawari, yang dipimpin langsung Kapolsek Menteng AKBP Ronald Purba  mengancam akan menyerbu masuk untuk membubarkan massa yang berkumpul di Gedung YLBHI.

"Instruksinya kerahkan semua orang untuk melindungi dan menjaga kantor YLBHI. Bila perlu juga mengantisipasi evakuasi kawan-kawan, orang tua korban 1965 yang berada di kantor YLBHI," kata Asfinawati.

Aksi ini merupakan bentuk protes pascagelaran diskusi tentang 1965 di kantor YLBHI, Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (16/9).

[www.beritaislamterbaru.org]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: