Ini Kata Pakar Tentang Merdeka



Beritaislamterbaru.org - Tepat pada tanggal 17 Agustus menjadi momen yang penting dari negeri Indonesia ini. Pada tanggal tersebut terjadi peristiwa bersejarah ketika Bung Karno 72 tahun yang lalu memplokamirkan kemerdekaan Indonesia atau menandakan tidak adanya penjajahan.

Bagaimana sebenarnya kemerdekaan itu perlu dimaknai atau dipandang, melihat kondisi negeri yang masih terjerat beragam persoalan dalam segala sektor. BANGKIT POS berkesempatan mewawancarai Fikri Zudiar seorang pakar dari Lingkaran Analisis (LARAS) pada Kamis (17/8/2017).

Fikri menjelaskan tentang makna merdeka yang sebenarnya adalah ketika sebuah negeri bisa lepas dari kediktatoran baik dari pemimpin maupun pihak asing.

"Merdeka adalah ketika rakyat dan negeri terbebas dari segala macam bentuk kediktatoran kultural maupun struktural baik yang dilakukan pihak penguasa lebih-lebih dari pihak asing, " ujarnya kepada BANGKIT POS.

Ia juga mejelaskan bahwa makna kemerdekaan yang sebenarnya adalah disaat paradigma pengelolaan negara tidak menggunakan sistem kapitalisme. neo-liberalisme, neo-imperialisme dan sistem lainnya yang merusak.

"Merdeka dalam konteks negera juga berarti keadaan yang bisa lepas dari sistem kapitalisme. neo-liberalisme, neo-imperialisme dan sistem lainnya yang secara nyata merusak, " imbuhnya.

Selain itu khususnya bagi muslim, menurutnya disebut merdeka adalah saat ia sepenuhnya mengikuti setiap aturan dari Sang Pencipta.

"Bagi muslim, arti dari merdeka adalah disaat ia terbebas dari belenggu hawa nafsu serta bisa bebas menjalankan apa saja yang sudah diperintahkan oleh Sang Pencipta secara penuh, " pungkasnya. [as]

[Bangkit/www.beritaislamterbaru.org]
Banner iklan disini