HTI Mau Dibubarkan, Tokoh Sumatra Barat: Saya Jadi Sedih

Beritaislamterbaru.org - HTI Dibubarkan Saya Jadi Sedih
Setidaknya telah 15 tahun saya berkumpul dengan Ormas Islam berbagai mazhab dan pandangan. Mulsi dari Tabligh, Salafi, MMI, NU, Muhammadiyah, Persis, HTI, PII, KAMMI, pemimpin mereka di Sumbar dekat dengan saya, semuanya bergaul dan berteman akrab dengan saya. Saya melihat semuanya dalam posisi cita-cita mulia, izzah Islam walmuslimin. Hanya beda penekanan yang sebetulnya dapat diselesaikan dg berdialog.
Perbedaan dalam furu'iyyah dan setrategi perjuangan tak seharusnya kita saling menjelek dan menjatuhkan. Mestinya saling menguatkan sinergi.
Belasan tahun lamanya saya menganggapnya sebagai teman, menolong mereka apa yg dapat saya tolong dalam dakwah mereka.
Kini HTI mau dibubarkan. Itu artinya salah satu saudara kita kaum Muslimin sedang menghadapi cobaan berat, fitnah dan ancaman. Saya bersedih. Apa kesalahan mereka, pernahkan mereka merugikan negeri ini? Pernahkah mereka berbuat melanggar hukum? Sepanjang hampir 20 tahun saya bergaul dengan mereka tak ada menemukan hal aneh yang menyimpang dari kelakuan mereka.
Mereka mendukung tegaknya khilafah. Lalu dibenturkan dengan Pancasila dan dianggap anti Pancasila. Padahal, sejatinya kalau Islam tegak pada diri seseorang, sedang dia tak pernah nenyebut Pancasila maka saya kira dia lebih pancasilais dari orang yg sering menyebut Pancasila sedang dia tak menjalankan ajaran agama.
Mereka dianggap kurang setia pada bangsa. Apanya yg kurang? Setiap mereka punya KTP, bayar pajak dan taat auran. Ketika mau aksi misalnya mereka jalani prosedur hukum. Itu artinya HTI bagian dan kafilah besar bangsa Indonesia.
*Buya Ibnu Aqil D. Ghani dari FB Beliau*
(Tokoh Sumbar)
[www.beritaislamterbaru.org]
