Soal Insiden Nenek Minta Air Putih Di Kereta Api, Ini Kata PT KAI

Beritaislamterbaru.org - Media sosial sempat dihebohkan dengan unggahan foto dari sutradara muda Indonesia Fajar Nugros, Sabtu (25/3/2017).
Unggahan tersebut berupa screen capture yang menceritakan tentang seorang nenek di kereta yang memelas meminta air panas untuk sang cucu.
Nenek tersebut meminta air panas untuk satu cup mie instan yang dimiliki cucunya.
Namun pegawai kantin mengungkapkan bahwa sudah menjadi aturan perusahaan bahwa pihak mereka tidak menyediakan air panas untuk para penumpang.
Sang nenek mengungkapkan bahwa cucunya hanya mau makan mie instan.
Sontak, kisah nenek mengiba air panas untuk cucunya tersebut langsung viral di dunia maya.
Mengetahui hal tersebut, Kepala Humas PT Reska Multi Usaha selaku anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI),
Baca: Hanya Untuk Segelas Air Panas, Perusahaan Negara Sekelas PT KAI Yang Dibangun Dari Tetes Keringat Nenek Moyang Tidak Memberi?
Nyoman Suardhita, memberikan klarifikasinya soal insiden ini (26/3/2017).
Nyiman mengatakan bahwa berita mengenai nenek yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan karena meminta air panas untuk cucunya tersebut tidak benar.
Berita yang bermula dari tulisan keterangan foto yang diunggah oleh Salmi Ramdani dianggapnya berlebihan. seperti dilansir tribunwow.com group tribunnews.
Dan pihak yang bersangkutan juga sudah dihubungi untuk menanyakan permasalahan ini.
Karena tidak sesuai fakta di lapangan, Salmi Ramdani menghapus unggahan foto tersebut di akun Instagram-nya.
Bahkan, berdasarkan pantauan kami, akun Instagram Salmi Ramdani sekarang ini sudah di-private.

Dilansir dari Kompas.com, Nyoman juga mengatakan peristiwa sebenarnya adalah ketika sang nenek meminta air untuk menyeduh gelas untuk cucunya, petugas restorasi di kantin kereta sudah akan memberikan air panas yang diminta.
Namun seorang penumpang lain bernama Salman Ramdani yang menuliskan kisah ini di akun Instagram-nya ini tiba-tiba emosi.
Nyoman mengatakan bahwa Salman Ramdani itu tiba-tiba emosi dan marah-marah tidak jelas dan kemudian malah menyuruh ibu tersebut foto sambil menggendong cucunya.
Kemudian, nenek itu jadi takut dan bingung.
Nyoman juga membantah tiket Salman yang marah-marah itu sempat disita untuk jaminan, tidak ada juga pencatatan identitas Salman.
Unggahan Salman dihapus karena takut ada petugas PT KAI atau PT Reska yang dipecat.
Tak hanya mengklarifikasi saja, Nyoman juga menegur petugas-petugasnya untuk menyampaikan standar operasional prosedur.
Prosedur yang dimaksud adalah tidak boleh membawa makanan dari luar kereta.
[www.beritaislamterbaru.org]
